Sejarah Paintball, Outbond Perang Penuh Strategi

Sejarah Paintball, Outbond Perang Penuh Strategi

Siapa yang enggak suka dengan paintball? Aktivitas outbond yang mengusung konsep simulasi peperangan bermodal peluru cat ini memang dikenal sangat seru. Tidak sedikit orang-orang yang bahkan menjadikan aktivitas tersebut sebagai hobi baru.

Dalam paintball, dibutuhkan stamina yang prima dan fisik yang kuat. Sebab, di dalam permainan ini, kamu dituntut untuk melakukan banyak hal. Mulai dari menjaga pertahanan benteng, menyerang dan merebut bendera lawan, hingga menangkap atau membebaskan sandera.

Saking serunya, permainan tersebut terhitung jarang absen dalam paket wisata keluarga, perusahaan, atau bahkan teman-teman sepermainan. Agar makin menantang, biasanya olahraga ekstrem itu dipadukan pula dengan kegiatan outbond lainnya, seperti rafting.

Masuk ke Indonesia sekitar tahun 2000-an, awalnya paintball diadakan sebagai sarana rekreasi di Bali. Namun, seiring berjalannya waktu, olahraga ini meluas ke berbagai daerah di Indonesia dan menjadi salah satu rangkaian outbond.

Selain karena keseruannya, aktivitas yang satu ini juga menjadi idola karena dianggap keren. Di luar negeri, paintball tidak cuma dianggap sebagai permainan atau wisata rekreasi saja. Tetapi juga menjadi salah satu ajang olahraga yang dilombakan.

Ditambah lagi, untuk memainkannya saja, kamu mesti mengenakan peralatan dan perlengkapan yang mumpuni. Hal itu dilakukan  agar kamu tak terluka di tengah permainan.

Tapi, tahukah kamu bahwa sebelum menjadi sarana rekreasi, aktivitas ini tadinya tercipta tanpa sengaja?

Sejarah 

Ya, paintball pertama kali ditemukan sekitar tahun 1960-an oleh Charles Nelson dari Nelson Paint Company. Awalnya pistol yang digunakan dalam permainan itu bukan ditujukan untuk manusia. Cat air yang ditembak dari senjata itu sebenarnya dibuat untuk menandai pohon yang hendak ditebang.

Sementara bagi peternak, cat air dari senapan justru ditujukan untuk menandai ternak saat menunggang kuda. Atau dipakai pula untuk menandai barang-barang dari kejauhan. Cat yang dipakai sebagai penanda itu menggunakan fill yang berbasis minyak supaya tidak mudah luntur.

Cat dimasukkan ke dalam cangkang gelatin hingga membentuk bola. Bola-bola cat itu lantas ditembakkan dengan pistol CO2 khusus. Kejadian-kejadian inilah yang menjadikan senjata penembak cat dalam permainan ini dinamakan sebagai paintball marker.

Permainan paintball pertama dilakukan pada 27 Juni 1981 di kawasan hutan kayu di New Hampshire, London. Dalam permainan tersebut, ada 12 orang pemain yang berasal dari berbagai latar belakang berbeda. Salah seorang pemain bernama Bob Gurnsey yang pertama kali membuat aturan mainnya.

Dalam aturan paintball pertama itu, Gurnsey menempatkan empat bendera yang masing-masing berjarak 500 meter. Untuk bisa memenangkan ‘perang’, pemain mesti mengumpulkan seluruh bendera.

Setelah pertandingan usai, salah seorang pemain menuliskan artikel tentang aktivitas outbond tersebut di koran tempatnya bekerja. Tak dinyana, rupanya artikel itu menarik minat banyak pembaca. Banyak pembaca yang penasaran dan ingin tahu lebih banyak.

Melihat peluang bagus yang terbuka lebar, Bob Gurnsey lantas membuka lapangan paintball komersial pertama di New Hamphsire pada 1982. Ia juga menciptakan merek National Survival Game. Gurnsey juga membuat kontrak dengan Nelson Paint serta jadi disributor tunggal.

Tanpa menyia-nyiakan kesempatan, Gurnsey, Noel, dan Gaines lalu mulai menjual starter kit. Starter kit itu berisi paintballs, senjata Nel-Spot 007, peralatan keselamatan seperti kacamata dan kompas, serta buku peraturan.

Peralatan yang Dibutuhkan

Ada beberapa peralatan yang kamu butuhkan ketika mencoba permainan ini. Peralatan pertama yang juga menjadi ‘signature’ dari permainan ini adalah paintball maker atau gun. Peralatan tersebut adalah yang paling utama dalam permainan.

Berbeda dengan pistol biasa, pistol itu memiliki loader yang merupakan tempat atau wadah peluru cat. Di dalamnya juga dilengkapi tabung gas bertekanan tinggi serta kunci pengaman.

Pistol tentu tidak akan lengkap tanpa peluru. Karena itu, peluru adalah hal wajib yang mesti kamu punya sebelum memulai permainan. Peluru yang biasa digunakan terbuat dari cat. Cat itu telah dirancang sedemikian rupa, sehingga tidak berbahaya bagi manusia maupun lingkungan.

Bentuknya bulat sempurna dengan warna cat yang mencolok. Akurasi peluru juga baik, sehingga mudah pecah ketika mengenai pemain. Warnanya yang mencolok dan tidak mudah luntur juga akan menguntungkan lawan ketika mencari sasarannya.

Peralatan ketiga adalah google atau perangkat keamanan untuk melindungi area wajah, terutama bagian mata. Oleh karenanya, saat permainan berlangsung, pemain tidak diperbolehkan melepas google. Walau begitu, jangan khawatir, google-nya sudah dirancang senyaman mungkin, kok.

Peralatan terakhir yang juga tidak kalah penting adalah seragam. Seragam yang digunakan biasanya bercorak loreng-loreng seperti tentara. Pemilihan corak itu dilakukan agar permainan makin terasa seru. Sebab, kamu jadi lebih mudah untuk bersembunyi saat mengejar lawan.

Lengan baju dan celananya juga dibuat panjang, untuk meminimalisir kemungkinan terluka saat jatuh, berlari, atau bersembunyi. Seru sekali, ya.

Manfaat yang Bisa Kamu Dapatkan

Selain menyenangkan, paintball juga punya banyak manfaat, lho. Permainan ini membutuhkan kekompakan dan kerja sama tim yang kuat. Jadi, kamu bisa sekalian memperakrab hubungan dengan keluarga atau teman saat bermain.

Paintball juga mampu mengembangkan kemampuan kepemimpinan. Leader dalam tim harus memiliki kemampuan untuk membuat dan mendelegasikan strategi pada tim. Sehingga tim dapat memenangkan pertandingan.

Tantangan untuk bersembunyi dengan baik dan mengalahkan lawan memberikan kamu ‘suntikan’ adrenalin. Alih-alih bikin stres, ketegangan yang dihasilkan justru membuat kamu jadi merasa lebih bahagia. Stres pun jadi sirna.

Jantung kamu akan memompa darah lebih cepat. Sementara tubuhmu akan bergerak lebih banyak dan energi yang berada dalam tubuh. Alhasil, kamu jadi lebih sehat.

Nah, buat kamu yang penasaran dan pengin banget nyobain paintball, kamu bisa manfaatin layanan yang disediakan oleh  c-Rafting Pangalengan. c-Rafting Pangalengan adalah operator wisata outdoor yang menyediakan beragam layanan menarik buat kamu yang suka jalan-jalan

Harga yang ditawarkan untuk paintball beragam, dan tentunya sangat terjangkau. Hanya sekitar Rp 75 ribu saja dengan minimal pemain 20 orang. Kamu juga bisa memilih, mau bermain di kawasan Hutan Pinus Rahong atau Situ Cileunca.

Harga tersebut sudah termasuk baju seragam, rompi, pistol, peluru 40 butir, tiket lokasi, P3K, snack dan air mineral, serta asuransi. Wah, murah, menarik, dan meriah, ya.

Kalau mau yang lebih murah, kamu juga bisa memilih paket wisata yang tersedia. Kamu bisa menyesuaikan dengan kebutuhan serta kocek kamu. Apalagi c-Rafting Pangalengan juga menyediakan paket wisata lengkap dengan penginapan.

Makin enggak sabar, kan? Kalau gitu, cusss booking jadwal perjalanan kamu. Ditunggu, ya!