oleh Elin Kaban | Okt 18, 2020 | artikel
Ada banyak cara untuk menikmati Kota Santri, Rafting Sukabumi adalah salah satu di antaranya. Ya, Sukabumi atau yang biasa dijuluki sebagai Kota Santri memang memiliki banyak lanskap menarik yang menanti untuk dieksplorasi.
Ditambah lagi Sukabumi sudah terkenal karena keindahan alamnya. Salah satu di antaranya, bahkan ada yang telah disahkan sebagai situs UNESCO, yaitu Geopark Ciletuh.
Buat kamu yang senang dengan kegiatan ekstreme atau tantangan yang memacu adrenalin, rafting Sukabumi bisa jadi pilihan yang menarik. Seperti yang kamu tahu, arung jeram atau yang dalam nama kerennya dikenal sebagai rafting menawarkan pengalaman seru yang tak terlupakan.
Kamu akan mengarungi sungai bersama teman dan sahabat dan melintasi jeram yang menegangkan. Ditemani suasana sejuk dan air sungai yang dingin, setiap jeram yang akan dilewati akan memberikan sensasi tersendiri. Dijamin seru dan bikin tak ingin pulang.
Ada beberapa lokasi yang biasa dijadikan sebagai lokasi untuk rafting Sukabumi. Kali ini, c-Rafting Pangalengan akan membahas beberapa di antaranya untuk kamu. Enggak usah berlama-lama, yuk, meluncur ke ulasannya.
Sungai Citatih
Rekomendasi lokasi rafting Sukabumi pertama adalah Sungai Citatih. Sungai ini berada di kawasan Warungkiara, Sukaharja, Sukabumi. Sungai Citatih merupakan salah satu lokasi populer yang paling banyak dikunjungi karena lokasinya relatif dekat dari Jabodetabek.
Meski jalanan menuju sungai ini cukup sulit dilalui karena terjal dan berbatu-batu, namun Sungai Citatih sangat accessible. Bahkan mudah diakses oleh bus berukuran besar. Makanya, enggak heran, banyak orang yang menuju sungai ini untuk rafting bersama orang-orang tersayang.
Sungai Citatih memiliki arus yang deras dan dan stabil. Hal ini disebabkan karena adanya PLTA di daerah Ubrug. Sehingga sirkulasi air jadi lebih terkendali. Selain itu, Sungai Citatih juga selalu dialiri air, baik pada musim hujan maupun kemarau.
Pada musim hujan, aliran sungai jadi lebih menantang. Derasnya hujan menjadikan pasang surut di sungai tersebut jadi terasa lebih menegangkan. Bahkan beberapa titik dikategorikan sebagai lokasi yang berbahaya.
Tetapi karena sungainya luas dan lebar, derasnya hujan tidak jadi masalah. Daya tampung sungai yang besar memungkinkan arung jeram untuk tetap dapat dilakukan.
Kamu juga bisa memilih kawasan aliran sungai yang tetap sesuai dengan kemampuanmu. Ada beberapa grade yang ditawarkan Sungai Citatih, yakini Grade I sampai dengan IV dengan panjang lintasan mulai dari 9, 12, hingga 40 km.
Sungai Citarik
Rafting Sukabumi kedua berada di Sungai Citarik. Sungai yang satu ini menawarkan pilihan lintasan yang beragam buat pencinta rafting. Mulai dari 5, 9, 13, sampai 17 km.
Lokasinya pun tak terlalu jauh dari Jabodetabek. Sekitar 75 km dari Kota Bogor, tepatnya di Kecamatan Cikidang. Akses menuju Sungai Citarik pun tak sulit. Kendati jalanannya berkelok-kelok melewati lembah dan perkebunan, lintasan yang dilalui merupakan jalan raya dengan kondisi bagus dan besar.
Sungai Citarik bahkan telah memenuhi standar arung jeram sesuai dengan acuan yang disiapkan oleh International Rafting Federation (IRF) dan menjadi lokasi kejuaraan rafting dunia. Rafting di Sungai Citarik juga berada di Grade III, sehingga sangat cocok untuk kamu yang suka dengan tantangan.
Pengelolaan rafting Sukabumi di sungai ini juga ditangani oleh manajemen yang profesional. Walaupun masih pemula, kamu tidak perlu khawatir untuk mencoba. Di luar itu, ada banyak operator yang bisa kamu pilih sesuai dengan kebutuhan dan bujet.
Enggak cuma untuk rafting saja, beberapa operator di Sungai Citarik bahkan menyediakan paket menginap dan outbond yang seru. Ada pula beragam penginapan, tempat makan, sampai loket untuk membeli suvenir. Menarik sekali, kan?
Sungai Cisadane
Lokasi populer rafting Sukabumi berikutnya adalah Sungai Cisadane. Terbentang sejauh 80 km, Sungai Cisadane mengalir dari Kabupaten Bogor hingga Tangerang dan bermuara sampai ke Laut Jawa. Enggak heran, banyak operator yang menjadikan kawasan ini untuk rafting, mulai dari yang berada di Bogor hingga Sukabumi.
Ada dua jalur arung jeram yang bisa kamu temukan di Sungai Cisadane, Sukabumi. Jalur pertama memiliki panjang lintasan 7 km dan jalur kedua memiliki lintasan sejauh 11 km. Kedua jalur ini menawarkan pengalaman mengarungi empat jeram yang sama.
Tiap jeram memiliki nama dan kesulitan yang berbeda sesuai dengan karakternya. Jeram blender misalnya, di tempat ini kamu akan merasakan sensasi diputar kencang seperti dalam blender.
Ada pula jeram kerinduan. Ketika melewati jeram kerinduan, setiap kapal yang melaluinya akan terbalik karena kencangnya jeram tersebut. Momentum inilah yang bukannya bikin pengunjung jadi kapok, namun justru rindu untuk datang kembali.
Lalu ada pula jeram kuda liar yang memiliki tingkat kemiringan yang terjal. Saking terjalnya, pemandu yang biasa berada pada bagian belakang bisa terlempar ke bagian depan perahu. Hal ini yang menjadikan jeram tersebut disebut sebagai jeram kuda liar.
Jeram terakhir yang tak boleh kamu lewatkan dalam rafting Sukabumi di Cisadane adalah jeram dam. Jeram tersebut merupakan yang paling ikonik dan khas. Tingkat kemiringannya bahkan mencapai 90 derajat dengan ketinggian 3 meter. Bisa bikin jantung kamu copot seperti tengah menaiki roller coaster.
Kelebihan lainnya dari rafting Sukabumi di Cisadane adalah suasananya yang sejuk dan airnya yang segar dari Gunung Salak Pangrango. Pemandangan yang ditawarkan juga sangat apik. Mulai dari hutan kota sampai kereta Bogor-Sukabumi yang melintas di atas sungai.
Sungai Cisadane juga cocok bagi expert dan pemula, bahkan anak-anak. Bagi kamu yang berencana mengajak buah hati, Sungai Cisadane terhitung sebagai lokasi rafting Sukabumi yang aman untuk disambangi untuk anak berusia minimal lima tahun.
Pilih waktu berkunjung pada masa musim kemarau supaya aliran sungai lebih tenang dan lebih aman. Seru sekali, kan. Kamu tertarik? (HR)
oleh Elin Kaban | Okt 18, 2020 | artikel
Berada di kawasan Kabupaten Bandung, enggak bikin Pangalengan jadi tempat membosankan. Sebaliknya, sentra perkebunan, pertanian, dan peternakan ini justru jadi salah satu tempat wisata super komplit yang bisa kamu temukan di Kota Kembang.
Mulai dari wisata alam, ekstreme, edukatif, hingga misteri bisa kamu temukan di tempat ini. Bukan cuma itu saja, ada masi banyak hal lainnya yang bisa kamu jadikan alasan untuk berlibur ke Pangalengan. Apa saja? Yuk, simak ulasannya berikut.
Udara yang Sejuk
Pangalengan merupakan kota kecil yang berada di kawasan dataran tinggi, tepatnya di ketinggian 1.000-1.400 meter di atas permukaan laut. Lokasinya berada sekitar 45 km ke arah selatan Bandung.
Hal ini yang membuat suhu udara di Pangalengan sangat sejuk. Suhunya berkisar antara 16-26 derajat Celcius tiap harinya. Enggak heran, tempat wisata ini jadi salah satu daerah penghasil aneka sayuran hijau untuk berbagai kota di Indonesia.
Kamu juga bisa menemukan berbagai peternakan dan industri produk makanan berbasis susu di Pangalengan. Seperti permen susu karamel, kerupuk, dodol, tahu susu, dan juga noga.
Lanskap hijau berupa kebun teh, hutan pinus, dan kebun sayur juga jadi pemandangan khas yang bisa kamu temukan di tempat tersebut. Benar-benar memanjakan mata.
Rumah Ibu dalam “Pengabdi Setan”
Masih ingat film “Pengabdi Setan” garapan Joko Anwar yang fenomenal pada 2017 lalu? Kalau iya, kamu pasti ingat betapa ikoniknya sosok Ibu dan juga rumah yang dijadikan sebagai lokasi syutingnya.
Ya, rumah tua ikonik dengan genting berwarna bata itu berada di Pangalengan. Kamu bisa menemukannya di kawasan PTPN VIII, Kampung Kertamanah, Desa Margamukti. Untuk bisa mencapainya, kamu hanya perlu berkendara sekitar tiga jam perjalanan dari Bandung via Banjaran.
Kamu bisa merasakan suasana seram dalam Pengabdi Setan di dalam rumah ini. Hanya saja, kamu tidak akan menemukan deretan kuburan dan sumur yang ada di dalam “Pengabdi Setan”. Karena tempat-tempat tersebut hanya properti yang disiapkan untuk keperluan syuting semata.
“Rumah ibu” merupakan satu dari sekian banyak rumah tua yang telah kosong di kawasan ini. Tiket masuk ke dalam “rumah ibu” sangat terjangkau. Kamu cukup membayar Rp 20 ribu saja per orang sebagai ganti biaya perawatan. Dijamin bikin merinding.
Menyimpan Pesona Alam yang Memikat

Di Pangalengan kamu bisa menemukan banyak tempat wisata alam yang mempesona. Kamu cukup memilih tempat wisata yang seperti apa untuk dikunjungi, dan voila! Liburan jadi komplit banget.
Buat kamu yang ingin menikmati suasana sejuk kebun teh dan lanskap hijau memanjakan mata bisa mendatangi Perkebunan Teh Malabar. Bagi penyuka aktivitas ekstreme seperti naik sepeda gunung bisa singgah ke Wayang Windu dan menikmati keseruannya.
Selain itu, kamu juga bisa menyambangi Kampung Singkur atau Situ Cileunca untuk rafting. Lalu melanjutkan perjalanan ke Curug Penganten atau Curug Bangku untuk menikmati serunya berpetualang ke air terjun yang eksotik.
Jangan lupa bawa pakaian ganti supaya kamu enggak masuk angin usai jalan-jalan, ya.
Surga Relaksasi
Salah satu hal menarik yang tak bisa kamu lewatkan saat liburan ke Pangalengan adalah wisata relaksasi. Kamu bisa menemukan Pemandian Air Panas Cibolang dengan air hangat yang mengalir langsung dari Gunung Windu.
Lokasinya berada di Desa Wanasuka. Sekitar 1.450 meter di atas permukaan laut dengan suhu cuaca sekitar 23-25 derajat Celcius. Kamu bisa merasakan perpaduan antara suasana sejuk dan air hangat yang menyelimuti tubuhmu saat berendam.
Selain itu, kandungan mineral dalam Pemandian Air Panas Cibolang juga memiliki khasiat yang luar biasa untuk tubuh. Mulai dari menghilangkan pegal-pegal, menyembuhkan berbagai penyakit termasuk reumatik.
Cape hilang, senang pun tiba!
Cocok Banget untuk Liburan Bersama Keluarga atau Kolega

Liburan bersama orang-orang tersayang tentu saja sangat menyenangkan. Enggak jarang, banyak orang yang sengaja menunda mengambil cuti atau hari libur untuk menikmati momen menyenangkan bersama keluarga tercinta.
Nah, jika kamu sedang mencari tempat asyik untuk berlibur, Pangalengan bisa jadi pilihan yang menarik. Ada banyak lokasi yang bisa kamu tuju bersama dengan keluarga atau kolega.
Kamu bahkan bisa menyiapkan itinerary spesial untuk team building atau family gathering. Menginap di glamping, kemping di tenda tepi danau, dan melakukan permainan seru.
Buat kamu yang membawa buah hati atau adik kecil, kamu bisa menyambangi Observatorium Bosscha untuk melihat benda-benda langit. Atau, kamu juga bisa datang ke Situ Cileunca dan memetik stroberi bersama.
Kamu dan si buah hati juga bisa bermain dan memberi makan rusa-rusa menggemaskan di penangkaran yang berada di Kertamanah. Di beberapa tempat wisata juga disediakan kolam berisi ikan untuk ditangkap tanpa menggunakan alat bantu untuk anak-anak.
Ada pula rangkaian kegiatan outbond menantang yang bisa menguatkan hubungan antara kamu dan keluarga atau kolega. Seperti flying fox, rafting, offroad, paintball, atau tubing trip. Seru sekali, ya!
Kamu bisa menyiapkannya sendiri atau menggunakan layanan dari c-Rafting Pangalengan. c-Rafting Pangalengan adalah operator wisata outdoor yang menyediakan beragam layanan menarik buat kamu yang suka traveling.
Kamu bisa memilih paket wisata yang tersedia sesuai dengan kebutuhan atau berkonsultasi untuk mendapatkan paket yang terbaik. Cukup siapkan bujet kamu dan booking jadwal perjalanan. Gampang banget, kan.
Menariknya lagi, c-Rafting Pangalengan juga menyediakan paket wisata lengkap dengan penginapan. Jadi, buat kamu yang tak punya banyak waktu untuk mempersiapkan akomodasi menginap, tak perlu khawatir.
Enak banget, ya. Serasa one stop service hanya dalam satu operator saja. Makin enggak sabar, deh. Tunggu apa lagi? Cuss, jangan sampai kehabisan! (HR)
oleh Elin Kaban | Okt 5, 2020 | artikel
Perkembangan wisata outbound di Bandung memang sangat pesat. Seiring dengan gencarnya promosi pariwisata Indonesia, wisata outbond juga kini menjadi salah satu aktivitas liburan yang diincar wisatawan. Terutama bagi wisatawan yang hendak berlibur kolektif. Seperti bersama dengan teman-teman, kolega, maupun keluarga.
Bahkan sebelum pandemi, bisa dibilang selalu ada rekomendasi wisata outbond terbaru dengan konsep unik dan menarik. Mulai dari yang menawarkan wisata outbond bertema keluarga, aktivitas menantang, glamping, hingga character development dan team building.
Cuaca Bandung yang sejuk, lanskap alam yang cantik, dan kuliner nikmat memanjakan lidah menjadi alasan Kota Kembang ini selalu jadi tujuan wisata. Apalagi lokasinya juga tak jauh dari Jakarta. Sehingga tak butuh waktu lama atau libur yang panjang untuk bisa sampai ke sana.
Kali ini, c-Rafting Pangalengan akan memberikan kamu lima rekomendasi tempat wisata outbond menarik untuk dikunjungi. Apa saja? Simak ulasannya berikut, ya.
Terminal Wisata Grafika Cikole
Rekomendasi wisata outbond yang pertama adalah Terminal Wisata Grafika Cikole (TWGC). Dikenal pula sebagai Grafika Cikole, kawasan wisata outbond ini berada di area perbukitan hutan pinus.
Lokasinya berada di ketinggian 1.400 mdpl dan membentang seluas 9 hektare. Karena berada di daerah dataran tinggi, suhu udara di Grafika Cikole juga sangat sejuk. Suhunya berkisar antara 5-20 derajat Celsius. Karenanya jangan lupa bawa pakaian tebal saat berkunjung.
Grafika Cikole adalah kawaan wisata terpadu. Jadi, kamu bisa menemukan hampir seluruh keperluan dan kebutuhanmu saat berlibur. Mulai dari wisata outbond dengan berbagai permainan menarik, penginapan, hingga restoran.
Beberapa permainan yang bisa kamu temukan di Grafika Cikole antara lain flying fox, paintball, jaring laba-laba, jembatan burma, jembatan elvis, jembatan tali dua, ATV, rumah pohon, sampai permainan tradisional.
Taman Wisata Grafika Cikole juga menawarkan fasilitas berupa sleeping bag, kayu bakar, jagung mentah untuk dibakar, api unggun, dan listrik. Kamu enggak perlu khawatir daya batere kamu habis saat menginap di tempat tersebut. Oh, ya, ada pula pondok wisata untuk para pengunjung. Keren, kan.
Treetop Adventure Park
Bandung Treetop Adventure Park adalah wisata outbond yang merupakan salah satu cabang dari 350 jaringan Treetop Adventure Park yang tersebar di seluruh dunia. Kawasan ini merupakan cabang kedua setelah hadir pertama kalinya di Bali.
Aktivitas outbond yang menjadi andalan di Bandung Treetop adalah flying fox. Flying fox di Bandung Treetop memiliki berbagai tingkat kesulitan yang berbeda sesuai dengan jenjang usia. Setiap level punya ketinggian dan juga panjang lintasan yang berbeda.
Tingkatan ini dibagi menjadi enam, yakni
- Yellow Circuit – Tingkatan termudah untuk anak-anak miminal empat tahun. Ketinggian lintasan hanya 2 meter dari permukaan tanah.
- Green Circuit (Discovery) – Tinggi lintasan 5 meter dari permukaan tanah, didesain untuk peserta dengan tinggi minimal 130 cm.
- Blue Circuit – Didesain untuk peserta dengan tinggi badan minimal 130 cm. Tinggi lintasan 8 meter dari permukaan tanah dan ada tambahan tantangan berayun.
- Orange Circuit – Didesain untuk peserta dengan tinggi minimal 150 cm. Tinggi lintasan 16 meter dari permukaan tanah. Diperbolehkan menggunakan instruktur.
- Red Circuit (Emotion) – Didesain dengan tantangan yang sulit dan menantang. Kamu akan ditantang berayun seperti tarzan dan melakukan flying fox sepanjang 100 meter. Lintasannya berada 8 meter dari permukaan tanah.
- Black Circuit (Adrenaline) – Level ini adalah yang paling sulit. Diperlukan kekuatan fisik dan stamina yang prima. Ketinggian lintasan 20 meter dari permukaan tanah dan panjang lintasannya mencapai 135 meter.
Untuk bisa mencobanya, kamu mesti merogoh kocek sekitar Rp 125-180 ribu per orang. Biaya tersebut sudah termasuk waktu bermain selama 2,5 jam, peralatan keamanan dan keselamatan, asuransi, air mineral, dan tentunya instruktur. Seru sekali, ya.
Zone 235
Berlokasi di Bandung Barat, Zone 235 merupakan tempat wisata outbond yang telah berdiri sejak tahun 2000. Zone 235 berada di bawah naungan PT Yaspis Indah Prakarsa. Tempatnya sangat sejuk dan strategis. Sangat cocok untuk aktivitas outbond bagi kamu yang stres dengan rutinitas kerja.
Konsep yang diusung di Zone 235 adalah pelatihan experiental dan accelerated learning. Sehingga, kamu bisa menikmati tantangan yang kompleks seperti simulasi dalam kehidupan. Ada beragam aktivitas yang bisa kamu pilih.
Ada hiking, adventure, in-class training, dan outbond management training. Banyaknya opsi inilah yang juga menjadi alasan, mengapa Zone 235 sering dipilih oleh perusahaan maupun instansi untuk mengadakan acara. Terutama yang terkait dengan team building.
Ditambah lagi, rute hiking yang ditawarkan Zone 235 sangat menantang. Kamu juga bisa menikmati keindahan air terjun, sungai, Kawah Domas, dan Gua Jepang saat berada di tempat ini. Dijamin bikin adrenalinmu berdesir.
Ciwangun Indah Camp
Ciwangun Indah Camp (CIC) merupakan salah satu tujuan wisata populer yang dituju wisatawan ketika ingin melakukan aktivitas outbond.
Salah satu poin unik yang menjadi daya tarik Ciwangun Indah Camp adalah karena lokasi ini merupakan perpaduan hutan pinus dan perkebunan teh di Bandung. Lokasinya juga dekat dengan tepian Situ Lembang. Sehingga pemandangannya sangat memanjakan mata.
Selain lanskapnya yang indah, Ciwangun Indah Camp (CIC) juga berhawa sejuk dan memiliki udara yang bersih. Di sekitarnya terdapat pula saung dan danau buatan.
Luas arenya yang mencapai 22 hektare membuat CIC punya banyak sisi untuk dieksplorasi. Topografi daerahnya yang berundak-undak membuat CIC memiliki daya tarik tersendiri yang memikat.
Di CIC, ada beragam kegiatan outbond yang bisa kamu lakukan. Kamu bisa berkemah, bermain flying fox, hiking, paintball, high rope, berkuda, ATV, dan masih banyak lagi.
Sari Ater Resort
Membentang seluas 30 hektare, Sari Ater berada tepat di lereng Gunung Tangkuban Perahu. Kawasan itu merupakan salah satu objek wisata yang paling dicari di Bandung. Karena memiliki konsep unik bergaya Indonesia modern dengan dominasi kayu pada kamarnya.
Sari Ater juga menghadirkan layanan yang menarik untuk wisatawan. Untuk outbond, kamu bisa memilih beberapa opsi, seperti touring dengan jeep land rover, camping, family adventure games, sepeda, paintball, gokart, mini golf, dan masih banyak lagi.
Setelah lelah melakukan aktivitas, kamu bisa langsung meluncur menikmati pemandian air panas. Menariknya, pemandian air panas di Sari Ater berasal langsung dari Gunung Tangkuban Perahu.
Kabarnya, pemandian yang tersedia di Sari Ater mengandung berbagai mineral yang bermanfaat untuk tubuh. Kamu bisa menyembuhkan penyakit kulit, meringankan gejala rematik, gangguan saraf, dan juga tulang. Wah, menarik sekali, ya.
Selain menikmati wisata outbond di kelima tempat wisata di atas, kamu juga bisa, lho, memanfaatkan layanan dari c-Rafting Pangalengan. c-Rafting Pangalengan adalah operator wisata yang akan menyediakan beragam paket seru untuk menemani liburan kamu.
Kamu cukup di rumah saja, kontak c-Rafting Pangalengan, dan memesan paketnya. Pilih paket wisata Pangalengan atau paket outbond lainnya yang diinginkan, booking jadwal perjalanan, dan semuanya langsung beres.
Untuk kamu yang ingin menikmati wisata outdoor untuk corporate atau family gathering selama lebih dari sehari, c-Rafting Pangalengan juga menyediakan paket lengkap dengan penginapan, lho. Jadi, tunggu apa lagi?(HR)
oleh Elin Kaban | Okt 5, 2020 | artikel
Kota Yogyakarta memang selalu berhasil bikin kangen, apalagi ketika bercerita tentang rekomendasi wisata yang ada di dalamnya. Seperti tak pernah kehabisan akal, selalu saja ada yang baru di Kota Gudeg ini. Mulai dari tempat wisata, sejarah, hingga kulinernya.
Meski sempat sepi wisatawan karena pandemi corona, nyatanya pesona Yogyakarta tetap bikin traveler rindu untuk kembali ke sana. Menikmati kekayaan alam dan budaya yang memikat.
Nah, untuk kamu yang penasaran ingin menyambangi Yogyakarta, berikut lima rekomendasi wisata yang bisa kamu datangi. Dijamin bikin liburanmu jadi makin berkesan!
Gumuk Pasir Parangkusumo
Siapa bilang kamu mesti jauh-jauh ke Afrika dulu untuk melihat gurun pasir? Kamu bisa melakukannya di Yogyakarta, tepatnya di Jl. Pantai Parangkusumo, Bantul. Jaraknya sekitar 30 km dari pusat Kota Yogyakarta.
Sesuai dengan namanya, ‘Gumuk’ dalam bahasa Jawa berarti gundukan atau bukit. Gumuk pasir berarti gundukan atau bukit pasir. Ya, di tempat ini, kamu bisa menemukan perbukitan pasir seperti gurun yang ada di Afrika.
Gumuk pasir terbentuk secara alami akibat pengaruh angin. Pasir yang dibawa angin kemudian bertumpuk dan membentuk gundukan besar. Di tengah hamparan gumuk pasir, kamu bisa menemukan pepohonan kering yang akan semakin memperkental nuansa gurun di dalamnya.
Meski gumuk pasir tak hanya berada di Indonesia saja, rekomendasi wisata yang satu ini adalah yang satu-satunya menjadi lokasi sandboarding di Asia Tenggara. Untuk bisa mencobanya, cukup merogoh kocek sebesar 10 ribu untuk biaya retribusi dan Rp 70 ribu untuk sandboarding.
Candi Prambanan
Rekomendasi wisata Yogyakarta yang kedua adalah Candi Prambanan. Candi yang kabarnya terbentuk dalan waktu semalam ini membawa pesona magis bagi siapa pun yang mendatanginya.
Dibangun pada abad ke-9 masehi, Candi Prambanan dibangun sebagai persembahan untuk Trimurti. Trimurti adalah tiga dewa utama Hindu, yakni Brahma (Dewa Pencipta), Wisnu (Dewa Pemelihara), dan Siwa (Dewa Pemusnah).
Candi Prambanan merupakan salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO sekaligus juga candi Hindu terbesar di Indonesia. Enggak heran, perjalanan kamu tak akan terasa afdal jika tidak berkunjung ke tempat wisata di Yogyakarta ini.
Pantai Ngrawe
Salah satu hal yang bikin Yogyakarta selalu menarik untuk dikunjungi adalah karena lengkapnya destinasi wisata yang bisa kamu dapatkan. Mulai dari gunung, candi, museum, belanja, hingga pantai ada di sini.
Bicara soal pantai, kawasan Gunungkidul bisa dibilang sebagai surganya. Kamu bisa menemukan pantai yang berderet di sana. Tinggal sesuaikan saja dengan yang kamu. Ada Pantai Kukup, Baron, Indrayanti, dan masih banyak lagi. Namun, kali ini, kita akan membahas Ngrawe.
Pantai Ngrawe memang belum begitu familiar di telingamu. Tapi soal keindahan, pantai ini tidak perlu kamu ragukan. Dikenal pula sebagai Pantai Mesra, Ngrawe cocok banget untuk dijadikan sebagai rekomendasi wisata kala di Yogyakarta.
Pasirnya putih bersih dan air lautnya pun bersih. Pantai Ngrawe dilengkapi pula dengan taman dan bangku-bangku putih di sekitarnya. Tak lupa pula pohon palem berdiri tegak berjajar rapi menghiasinya seperti di luar negeri.
Lanskapnya yang memikat inilah yang bikin banyak pasangan untuk datang dan menghabiskan waktu di sana. Bahkan, tidak jarang ada pasangan yang melakukan foto pre-wedding di Pantai Ngrawe. Wah, kencan jadi terasa makin mesra, deh.
Kereta Gantung Pantai Timang
Rekomendasi wisata berikutnya adalah Pantai Timang yang terkenal karena ‘kengeriannya’. Pantai Timang sangat cocok bagi kamu yang senang tantangan. Sebab di Pantai Timang, kamu bisa menemukan gondola yang menawarkan pengalaman memacu adrenalin.
Gondola sederhana tersebut tadinya terbuat dari kayu dan meluncur di atas tali tambang biasa. Awalnya gondola tersebut tidak digunakan sebagai objek wisata. Karena tadinya hanya dijadikan sebagai alat transportasi nelayan dan juga untuk mengirimkan lobster tangkapan.
Medan menuju pantainya itu sendiri juga sangat sulit dan tidak bisa dilewati kendaraan pribadi pada umumnya. Namun, setelah sering dikunjungi wisatawan dan sempat masuk ke beberapa variety show di Korea Selatan, rekomendasi wisata ini jadi semakin terkenal.
Aktivitas menyebrang dengan gondola terhitung cukup ekstrem. Bukan cuma karena bahan pembuat gondolanya, tetapi juga karena air laut yang dibawahnya selalu penuh dengan ombak ganas. Ketika cuaca cerah kamu akan menikmati pemandangan menyenangkan.
Yakni, ketika ombak laut bergelombang dan bebatuan memecahnya. Tetapi ketika cuacanya sedang tak baik kamu bisa terkena deburan ombak meskipun berada di atas ketinggian 9-11 meter.
Taman Sari
Rekomendasi wisata terakhir adalah Taman Sari. Berlokasi tak jauh dari titik nol Yogyakarta, Taman Sari menjadi salah satu tujuan wisata yang banyak diminati, baik oleh wisatawan domestik maupun internasional.
Tempat wisata ini merupakan satu dari sekian banyak peninggalan sejarah kebanggaan Keraton Yogyakarta. Nuansanya klasik dan kental akan budaya Jawa.
Pada bagian bawah, kamu akan menemukan bangunan unik yang dikelilingi lorong bawah tanah. Sementara pada bagian tengah, terdapat kolam pemandian, kanal air, dan jembatan gantung.
Taman Sari didirikan sejak 1785, pada zaman pemerintahan Sultan Hamengkubuwono I. Wujud kecintaannya pada karya seni lantas diwujudkan melalui kawasan ini. Tidak heran, Taman Sari menjadi karya arsitektur monumental kenamaan di masa kepemimpinannya.
Konon, Taman Sari juga disebut-sebut sebagai istana air. Kawasan ini digunakan sebagai tempat pemandian oleh permaisuri dan para putri raja pada masanya. Keren banget, ya.
Gimana, di antara lima rekomendasi wisata ini, ada yang ingin atau mungkin sudah pernah kamu kunjungi? Kalau masih bingung, kamu bisa juga mengecek rekomendasi wisata dan paket-paket menarik lainnya untuk mengisi liburan dengan menghubungi c-Rafting Pangalengan.
c-Rafting Pangalengan adalah operator wisata outdoor yang menyediakan beragam layanan menarik buat kamu yang suka traveling. Kamu bisa pilih paket wisata yang tersedia sesuai dengan kebutuhan atau kocek kamu.
Kalau sudah nemu yang paling oke, kamu bisa langsung booking jadwal perjalanan sesuai yang kamu inginkan. Seru banget, kan. Jadi, kapan mau jalan-jalan? (HR)
oleh Elin Kaban | Sep 28, 2020 | artikel
Sedang mencari tempat wisata alam yang cocok buat keluarga? Kampung Singkur bisa jadi jawabannya. Tempat wisata alam yang dikenal juga sebagai Saung Awi ini memang jagonya wisata alam keluarga.
Sesuai dengan namanya, Singkur yang dalam bahasa Sunda berarti menyepi, terasing atau jauh dari keramaian. Kampung Singkur memang menawarkan pengalaman seru yang tak terlupakan. Enggak tanggung-tanggung, lokasinya bahkan berada di tengah hutan pinus.
Ya, tepatnya di Hutan Pinus Rahong yang dikenal dengan keindahan alamnya yang magis. Untuk menuju Kampung Singkur, kamu bahkan mesti berkendara sekitar 50 km jauhnya dari Kota Bandung. Jauh-jauh, deh, dari yang namanya mal, polusi, dan asap.
Keindahan yang Mendamaikan Hati
Apa sih yang bikin wisata alam di Pangalengan ini banyak diincar wisatawan? Tentu saja pengalaman alamnya yang kental dan menenangkan. Dijadikan sebagai kawasan resapan air, Hutan Pinus Rahong bukan cuma berisi satu atau dua pohon saja, tapi mungkin bisa mencapai ribuan.
Tak jarang, kabut meliputi hutan ini saat pagi menjelang. Pepohonannya pun tumbuh tinggi menjulang dengan dedaunan yang rindang. Meski matahari bersinar terik, kamu akan tetap merasa terlindung dan nyaman saat berada di dalamnya.
Mengusung konsep ala pedesaan, rumah-rumah di Kampung Singkur dibuat dengan menggunakan kayu. Kayu-kayu yang telah disusun itu kemudian diberi pelitur cokelat untuk semakin mempertegas warna alaminya. Bentuknya seperti pondok-pondok yang biasa kamu temukan dalam buku cerita semasa kanak-kanak.
Rumah-rumah itu berhadapan dengan Sungai Palayangan yang mengalir deras. Kamu jadi bisa menikmati damainya hutan pinus sambil ditemani gemericik air. Benar-benar seperti dalam dongeng!
Enggak cuma itu saja, karena berada di daerah dataran tinggi, kamu akan menikmati nuansa sejuk khas Pangalengan. Hawa menyejukkan itu lantas berpadu dengan bau pinus yang menyegarkan. Sepanjang mata memandang, kamu akan melihat lanskap hijau menyegarkan mata. Kebayang, kan, gimana ademnya?
Bisa Ngapain Aja?
Ada banyak aktivitas yang bisa kamu lakukan di Kampung Singkur. Mulai dari yang levelnya biasa sampai ekstrem ada di sini. Buat kamu yang cuma mau menikmati keindahannya, kamu bisa sewa tikar dan rebahan di saung yang tersedia.
Biaya sewa tikar murah, kok, cuma Rp 10 ribu dari pagi sampai kamu pulang. Kamu bisa juga memanfaatkan hammock yang tersedia untuk sekadar bersantai menikmati panoramanya yang menawan.
Untuk yang senang ber-selfie atau yang suka fotografi, kamu bisa memanfaatkan berbagai sisi menarik dari wisata Pangalengan tersebut. Jembatan kayu, perahu karet beragam warna, celah di antara pepohonan pinus, dan masih banyak lagi. Apalagi, kalau kamu menginap dan bisa mendapat kabut pagi. Wah, foto gaya folk makin mantap.
Kampung Singkur menyediakan camping site buat kamu yang pengin nenda. Lengkap juga dengan aktivitas outbond yang seru. Di antaranya flying fox, paintball, rafting, offroad, dan tubing trip. Tubing trip adalah aktivitas outbond menggunakan ban karet menyusuri aliran sungai.

Oh, iya, layanan arung jeram atau yang dalam bahasa kerennya rafting di Kampung Singkur juga beda dari biasanya. Soalnya, kamu akan diajak rafting menyusuri Sungai Palayangan dari Situ Cileunca. Nah, lokasi Situ Cileunca yang berada di dataran tinggi itu bikin suhu air jadi sangat rendah.
Seiring perjalanan, kamu akan menikmati arus sungai yang berbeda-beda levelnya. Kamu akan mengarungi sungai sepanjang 5 kilometer dalam waktu dua jam sambil menikmati pesona pepohonan pinus di tepinya. Seru dan menegangkan, pastinya!
Untuk kamu yang membawa buah hati, kamu bisa memanfaatkan fasilitas keluarga yang tersedia. Ada water kids zone yang berisi arena tangkap ikan untuk anak-anak. Bersama dengan anak, kamu bisa memetik stroberi secara langsung di Kebun Petik Strawberry atau sekadar naik perahu di Situ Cileunca.
Area Kampung Singkur juga sangat luas. Jadi anak-anak kamu bisa beraktivitas dan bergerak bebas tanpa hambatan. Sesuatu yang mungkin jarang sekali bisa mereka lakukan di perkotaan.
Rute Perjalanan
Tempat wisata di Pangalengan ini berlokasi tak jauh dari Kota Pangalengan. Hanya sekitar 4 kilometer saja ke arah barat. Tepatnya di Warnasari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung Selatan.
Dari Kota Bandung, kamu bisa menggunakan akses tol Soreang-Pasir Koja atau Moh. Toha. Lalu dilanjut dengan berkendara via Situ Cileunca. Kemudian mengambil jalan menuju Pinus Rahong. Nanti kamu akan menemukan petunjuk jalan menuju Kampung Singkur.
Kalau masih ragu, kamu bisa menggunakan navigasi dari Google Maps atau bertanya pada penduduk sekitar. Enggak perlu khawatir soal jam buka, karena tempat wisata ini buka 24 jam. Walau begitu, untuk aktivitas wisatanya sendiri hanya buka pukul 08.00-17.00 WIB saja, ya.
Semasa pandemi, Kampung Singkur sudah kembali dibuka sejak akhir Juni lalu. Seluruh arenanya dibuka untuk wisatawan tanpa terkecuali. Dari mulai camping site sampai wisata air. Jadi, kamu tak perlu khawatir.
Fasilitas yang Tersedia
Selain fasilitas outbond, tersedia pula warung makan, toilet, musala, serta penginapan. Jadi makin nyaman, deh.
Harga Tiket
Harga tiket masuknya sangat terjangkau. Kamu cukup merogoh kocek sebesar Rp 10 ribu saja per orang. Untuk parkir kendaraan, kamu akan dikenakan biaya sebesar Rp 40 ribu untuk mobil dan Rp 10 ribu untuk motor.
Sementara untuk aktivitas outbond, harga yang diterapkan berbeda tergantung pada kegiatan yang ingin kamu coba. Walau begitu, harganya terjangkau, kok. Hanya berkisar antara Rp 20-200 ribu saja. Kalau mau lebih murah, kamu bisa pilih paket wisata yang tersedia.
Kamu bisa langsung booking jadwal perjalanan dengan menghubungi c-Rafting Pangalengan atau dari laman resminya. c-Rafting Pangalengan adalah operator wisata outdoor yang menyediakan beragam layanan menarik buat kamu yang suka traveling. Baik c-Rafting maupun Kampung Singkur masih berada dalam satu payung Arture Indonesia.
Seru banget, kan. Jadi, nunggu apalagi? Cuss, yuk! (HR)