5 Rekomendasi Wisata Yogyakarta yang Wajib Kamu Kunjungi

5 Rekomendasi Wisata Yogyakarta yang Wajib Kamu Kunjungi

Kota Yogyakarta memang selalu berhasil bikin kangen, apalagi ketika bercerita tentang rekomendasi wisata yang ada di dalamnya. Seperti tak pernah kehabisan akal, selalu saja ada yang baru di Kota Gudeg ini. Mulai dari tempat wisata, sejarah, hingga kulinernya.

Meski sempat sepi wisatawan karena pandemi corona, nyatanya pesona Yogyakarta tetap bikin traveler rindu untuk kembali ke sana. Menikmati kekayaan alam dan budaya yang memikat.

Nah, untuk kamu yang penasaran ingin menyambangi Yogyakarta, berikut lima rekomendasi wisata yang bisa kamu datangi. Dijamin bikin liburanmu jadi makin berkesan!

Gumuk Pasir Parangkusumo

Siapa bilang kamu mesti jauh-jauh ke Afrika dulu untuk melihat gurun pasir? Kamu bisa melakukannya di Yogyakarta, tepatnya di Jl. Pantai Parangkusumo, Bantul. Jaraknya sekitar 30 km dari pusat Kota Yogyakarta.

Sesuai dengan namanya, ‘Gumuk’ dalam bahasa Jawa berarti gundukan atau bukit. Gumuk pasir berarti gundukan atau bukit pasir. Ya, di tempat ini, kamu bisa menemukan perbukitan pasir seperti gurun yang ada di Afrika.

Gumuk pasir terbentuk secara alami akibat pengaruh angin. Pasir yang dibawa angin kemudian bertumpuk dan membentuk gundukan besar. Di tengah hamparan gumuk pasir, kamu bisa menemukan pepohonan kering yang akan semakin memperkental nuansa gurun di dalamnya.

Meski gumuk pasir tak hanya berada di Indonesia saja, rekomendasi wisata yang satu ini adalah yang satu-satunya menjadi lokasi sandboarding di Asia Tenggara. Untuk bisa mencobanya, cukup merogoh kocek sebesar 10 ribu untuk biaya retribusi dan Rp 70 ribu untuk sandboarding.

Candi Prambanan

Rekomendasi wisata Yogyakarta yang kedua adalah Candi Prambanan. Candi yang kabarnya terbentuk dalan waktu semalam ini membawa pesona magis bagi siapa pun yang mendatanginya.

Dibangun pada abad ke-9 masehi, Candi Prambanan dibangun sebagai persembahan untuk Trimurti. Trimurti adalah tiga dewa utama Hindu, yakni Brahma (Dewa Pencipta), Wisnu (Dewa Pemelihara), dan Siwa (Dewa Pemusnah).

Candi Prambanan merupakan salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO sekaligus juga candi Hindu terbesar di Indonesia. Enggak heran, perjalanan kamu tak akan terasa afdal jika tidak berkunjung ke tempat wisata di Yogyakarta ini.

Pantai Ngrawe

Salah satu hal yang bikin Yogyakarta selalu menarik untuk dikunjungi adalah karena lengkapnya destinasi wisata yang bisa kamu dapatkan. Mulai dari gunung, candi, museum, belanja, hingga pantai ada di sini.

Bicara soal pantai, kawasan Gunungkidul bisa dibilang sebagai surganya. Kamu bisa menemukan pantai yang berderet di sana. Tinggal sesuaikan saja dengan yang kamu. Ada Pantai Kukup, Baron, Indrayanti, dan masih banyak lagi. Namun, kali ini, kita akan membahas Ngrawe.

Pantai Ngrawe memang belum begitu familiar di telingamu. Tapi soal keindahan, pantai ini tidak perlu kamu ragukan. Dikenal pula sebagai Pantai Mesra, Ngrawe cocok banget untuk dijadikan sebagai rekomendasi wisata kala di Yogyakarta.

Pasirnya putih bersih dan air lautnya pun bersih. Pantai Ngrawe dilengkapi pula dengan taman dan bangku-bangku putih di sekitarnya. Tak lupa pula pohon palem berdiri tegak berjajar rapi menghiasinya seperti di luar negeri.

Lanskapnya yang memikat inilah yang bikin banyak pasangan untuk datang dan menghabiskan waktu di sana. Bahkan, tidak jarang ada pasangan yang melakukan foto pre-wedding di Pantai Ngrawe. Wah, kencan jadi terasa makin mesra, deh.

Kereta Gantung Pantai Timang

Rekomendasi wisata berikutnya adalah Pantai Timang yang terkenal karena ‘kengeriannya’. Pantai Timang sangat cocok bagi kamu yang senang tantangan. Sebab di Pantai Timang, kamu bisa menemukan gondola yang menawarkan pengalaman memacu adrenalin.

Gondola sederhana tersebut tadinya terbuat dari kayu dan meluncur di atas tali tambang biasa. Awalnya gondola tersebut tidak digunakan sebagai objek wisata. Karena tadinya hanya dijadikan sebagai alat transportasi nelayan dan juga untuk mengirimkan lobster tangkapan.

Medan menuju pantainya itu sendiri juga sangat sulit dan tidak bisa dilewati kendaraan pribadi pada umumnya. Namun, setelah sering dikunjungi wisatawan dan sempat masuk ke beberapa variety show di Korea Selatan, rekomendasi wisata ini jadi semakin terkenal.

Aktivitas menyebrang dengan gondola terhitung cukup ekstrem. Bukan cuma karena bahan pembuat gondolanya, tetapi juga karena air laut yang dibawahnya selalu penuh dengan ombak ganas. Ketika cuaca cerah kamu akan menikmati pemandangan menyenangkan.

Yakni, ketika ombak laut bergelombang dan bebatuan memecahnya. Tetapi ketika cuacanya sedang tak baik kamu bisa terkena deburan ombak meskipun berada di atas ketinggian 9-11 meter.

Taman Sari

Rekomendasi wisata terakhir adalah Taman Sari. Berlokasi tak jauh dari titik nol Yogyakarta, Taman Sari menjadi salah satu tujuan wisata yang banyak diminati, baik oleh wisatawan domestik maupun internasional.

Tempat wisata ini merupakan satu dari sekian banyak peninggalan sejarah kebanggaan Keraton Yogyakarta. Nuansanya klasik dan kental akan budaya Jawa.

Pada bagian bawah, kamu akan menemukan bangunan unik yang dikelilingi lorong bawah tanah. Sementara pada bagian tengah, terdapat kolam pemandian, kanal air, dan jembatan gantung.

Taman Sari didirikan sejak 1785, pada zaman pemerintahan Sultan Hamengkubuwono I. Wujud kecintaannya pada karya seni lantas diwujudkan melalui kawasan ini. Tidak heran, Taman Sari menjadi karya arsitektur monumental kenamaan di masa kepemimpinannya.

Konon, Taman Sari juga disebut-sebut sebagai istana air. Kawasan ini digunakan sebagai tempat pemandian oleh permaisuri dan para putri raja pada masanya. Keren banget, ya.

Gimana, di antara lima rekomendasi wisata ini, ada yang ingin atau mungkin sudah pernah kamu kunjungi? Kalau masih bingung, kamu bisa juga mengecek rekomendasi wisata dan paket-paket menarik lainnya untuk mengisi liburan dengan menghubungi c-Rafting Pangalengan.

c-Rafting Pangalengan adalah operator wisata outdoor yang menyediakan beragam layanan menarik buat kamu yang suka traveling. Kamu bisa pilih paket wisata yang tersedia sesuai dengan kebutuhan atau kocek kamu.

Kalau sudah nemu yang paling oke, kamu bisa langsung booking jadwal perjalanan sesuai yang kamu inginkan. Seru banget, kan. Jadi, kapan mau jalan-jalan? (HR)

Sejarah Paintball, Outbond Perang Penuh Strategi

Sejarah Paintball, Outbond Perang Penuh Strategi

Siapa yang enggak suka dengan paintball? Aktivitas outbond yang mengusung konsep simulasi peperangan bermodal peluru cat ini memang dikenal sangat seru. Tidak sedikit orang-orang yang bahkan menjadikan aktivitas tersebut sebagai hobi baru.

Dalam paintball, dibutuhkan stamina yang prima dan fisik yang kuat. Sebab, di dalam permainan ini, kamu dituntut untuk melakukan banyak hal. Mulai dari menjaga pertahanan benteng, menyerang dan merebut bendera lawan, hingga menangkap atau membebaskan sandera.

Saking serunya, permainan tersebut terhitung jarang absen dalam paket wisata keluarga, perusahaan, atau bahkan teman-teman sepermainan. Agar makin menantang, biasanya olahraga ekstrem itu dipadukan pula dengan kegiatan outbond lainnya, seperti rafting.

Masuk ke Indonesia sekitar tahun 2000-an, awalnya paintball diadakan sebagai sarana rekreasi di Bali. Namun, seiring berjalannya waktu, olahraga ini meluas ke berbagai daerah di Indonesia dan menjadi salah satu rangkaian outbond.

Selain karena keseruannya, aktivitas yang satu ini juga menjadi idola karena dianggap keren. Di luar negeri, paintball tidak cuma dianggap sebagai permainan atau wisata rekreasi saja. Tetapi juga menjadi salah satu ajang olahraga yang dilombakan.

Ditambah lagi, untuk memainkannya saja, kamu mesti mengenakan peralatan dan perlengkapan yang mumpuni. Hal itu dilakukan  agar kamu tak terluka di tengah permainan.

Tapi, tahukah kamu bahwa sebelum menjadi sarana rekreasi, aktivitas ini tadinya tercipta tanpa sengaja?

Sejarah 

Ya, paintball pertama kali ditemukan sekitar tahun 1960-an oleh Charles Nelson dari Nelson Paint Company. Awalnya pistol yang digunakan dalam permainan itu bukan ditujukan untuk manusia. Cat air yang ditembak dari senjata itu sebenarnya dibuat untuk menandai pohon yang hendak ditebang.

Sementara bagi peternak, cat air dari senapan justru ditujukan untuk menandai ternak saat menunggang kuda. Atau dipakai pula untuk menandai barang-barang dari kejauhan. Cat yang dipakai sebagai penanda itu menggunakan fill yang berbasis minyak supaya tidak mudah luntur.

Cat dimasukkan ke dalam cangkang gelatin hingga membentuk bola. Bola-bola cat itu lantas ditembakkan dengan pistol CO2 khusus. Kejadian-kejadian inilah yang menjadikan senjata penembak cat dalam permainan ini dinamakan sebagai paintball marker.

Permainan paintball pertama dilakukan pada 27 Juni 1981 di kawasan hutan kayu di New Hampshire, London. Dalam permainan tersebut, ada 12 orang pemain yang berasal dari berbagai latar belakang berbeda. Salah seorang pemain bernama Bob Gurnsey yang pertama kali membuat aturan mainnya.

Dalam aturan paintball pertama itu, Gurnsey menempatkan empat bendera yang masing-masing berjarak 500 meter. Untuk bisa memenangkan ‘perang’, pemain mesti mengumpulkan seluruh bendera.

Setelah pertandingan usai, salah seorang pemain menuliskan artikel tentang aktivitas outbond tersebut di koran tempatnya bekerja. Tak dinyana, rupanya artikel itu menarik minat banyak pembaca. Banyak pembaca yang penasaran dan ingin tahu lebih banyak.

Melihat peluang bagus yang terbuka lebar, Bob Gurnsey lantas membuka lapangan paintball komersial pertama di New Hamphsire pada 1982. Ia juga menciptakan merek National Survival Game. Gurnsey juga membuat kontrak dengan Nelson Paint serta jadi disributor tunggal.

Tanpa menyia-nyiakan kesempatan, Gurnsey, Noel, dan Gaines lalu mulai menjual starter kit. Starter kit itu berisi paintballs, senjata Nel-Spot 007, peralatan keselamatan seperti kacamata dan kompas, serta buku peraturan.

Peralatan yang Dibutuhkan

Ada beberapa peralatan yang kamu butuhkan ketika mencoba permainan ini. Peralatan pertama yang juga menjadi ‘signature’ dari permainan ini adalah paintball maker atau gun. Peralatan tersebut adalah yang paling utama dalam permainan.

Berbeda dengan pistol biasa, pistol itu memiliki loader yang merupakan tempat atau wadah peluru cat. Di dalamnya juga dilengkapi tabung gas bertekanan tinggi serta kunci pengaman.

Pistol tentu tidak akan lengkap tanpa peluru. Karena itu, peluru adalah hal wajib yang mesti kamu punya sebelum memulai permainan. Peluru yang biasa digunakan terbuat dari cat. Cat itu telah dirancang sedemikian rupa, sehingga tidak berbahaya bagi manusia maupun lingkungan.

Bentuknya bulat sempurna dengan warna cat yang mencolok. Akurasi peluru juga baik, sehingga mudah pecah ketika mengenai pemain. Warnanya yang mencolok dan tidak mudah luntur juga akan menguntungkan lawan ketika mencari sasarannya.

Peralatan ketiga adalah google atau perangkat keamanan untuk melindungi area wajah, terutama bagian mata. Oleh karenanya, saat permainan berlangsung, pemain tidak diperbolehkan melepas google. Walau begitu, jangan khawatir, google-nya sudah dirancang senyaman mungkin, kok.

Peralatan terakhir yang juga tidak kalah penting adalah seragam. Seragam yang digunakan biasanya bercorak loreng-loreng seperti tentara. Pemilihan corak itu dilakukan agar permainan makin terasa seru. Sebab, kamu jadi lebih mudah untuk bersembunyi saat mengejar lawan.

Lengan baju dan celananya juga dibuat panjang, untuk meminimalisir kemungkinan terluka saat jatuh, berlari, atau bersembunyi. Seru sekali, ya.

Manfaat yang Bisa Kamu Dapatkan

Selain menyenangkan, paintball juga punya banyak manfaat, lho. Permainan ini membutuhkan kekompakan dan kerja sama tim yang kuat. Jadi, kamu bisa sekalian memperakrab hubungan dengan keluarga atau teman saat bermain.

Paintball juga mampu mengembangkan kemampuan kepemimpinan. Leader dalam tim harus memiliki kemampuan untuk membuat dan mendelegasikan strategi pada tim. Sehingga tim dapat memenangkan pertandingan.

Tantangan untuk bersembunyi dengan baik dan mengalahkan lawan memberikan kamu ‘suntikan’ adrenalin. Alih-alih bikin stres, ketegangan yang dihasilkan justru membuat kamu jadi merasa lebih bahagia. Stres pun jadi sirna.

Jantung kamu akan memompa darah lebih cepat. Sementara tubuhmu akan bergerak lebih banyak dan energi yang berada dalam tubuh. Alhasil, kamu jadi lebih sehat.

Nah, buat kamu yang penasaran dan pengin banget nyobain paintball, kamu bisa manfaatin layanan yang disediakan oleh  c-Rafting Pangalengan. c-Rafting Pangalengan adalah operator wisata outdoor yang menyediakan beragam layanan menarik buat kamu yang suka jalan-jalan

Harga yang ditawarkan untuk paintball beragam, dan tentunya sangat terjangkau. Hanya sekitar Rp 75 ribu saja dengan minimal pemain 20 orang. Kamu juga bisa memilih, mau bermain di kawasan Hutan Pinus Rahong atau Situ Cileunca.

Harga tersebut sudah termasuk baju seragam, rompi, pistol, peluru 40 butir, tiket lokasi, P3K, snack dan air mineral, serta asuransi. Wah, murah, menarik, dan meriah, ya.

Kalau mau yang lebih murah, kamu juga bisa memilih paket wisata yang tersedia. Kamu bisa menyesuaikan dengan kebutuhan serta kocek kamu. Apalagi c-Rafting Pangalengan juga menyediakan paket wisata lengkap dengan penginapan.

Makin enggak sabar, kan? Kalau gitu, cusss booking jadwal perjalanan kamu. Ditunggu, ya!