oleh Elin Kaban | Okt 5, 2020 | artikel
Siapa yang enggak suka dengan paintball? Aktivitas outbond yang mengusung konsep simulasi peperangan bermodal peluru cat ini memang dikenal sangat seru. Tidak sedikit orang-orang yang bahkan menjadikan aktivitas tersebut sebagai hobi baru.
Dalam paintball, dibutuhkan stamina yang prima dan fisik yang kuat. Sebab, di dalam permainan ini, kamu dituntut untuk melakukan banyak hal. Mulai dari menjaga pertahanan benteng, menyerang dan merebut bendera lawan, hingga menangkap atau membebaskan sandera.
Saking serunya, permainan tersebut terhitung jarang absen dalam paket wisata keluarga, perusahaan, atau bahkan teman-teman sepermainan. Agar makin menantang, biasanya olahraga ekstrem itu dipadukan pula dengan kegiatan outbond lainnya, seperti rafting.
Masuk ke Indonesia sekitar tahun 2000-an, awalnya paintball diadakan sebagai sarana rekreasi di Bali. Namun, seiring berjalannya waktu, olahraga ini meluas ke berbagai daerah di Indonesia dan menjadi salah satu rangkaian outbond.
Selain karena keseruannya, aktivitas yang satu ini juga menjadi idola karena dianggap keren. Di luar negeri, paintball tidak cuma dianggap sebagai permainan atau wisata rekreasi saja. Tetapi juga menjadi salah satu ajang olahraga yang dilombakan.
Ditambah lagi, untuk memainkannya saja, kamu mesti mengenakan peralatan dan perlengkapan yang mumpuni. Hal itu dilakukan agar kamu tak terluka di tengah permainan.
Tapi, tahukah kamu bahwa sebelum menjadi sarana rekreasi, aktivitas ini tadinya tercipta tanpa sengaja?
Sejarah
Ya, paintball pertama kali ditemukan sekitar tahun 1960-an oleh Charles Nelson dari Nelson Paint Company. Awalnya pistol yang digunakan dalam permainan itu bukan ditujukan untuk manusia. Cat air yang ditembak dari senjata itu sebenarnya dibuat untuk menandai pohon yang hendak ditebang.
Sementara bagi peternak, cat air dari senapan justru ditujukan untuk menandai ternak saat menunggang kuda. Atau dipakai pula untuk menandai barang-barang dari kejauhan. Cat yang dipakai sebagai penanda itu menggunakan fill yang berbasis minyak supaya tidak mudah luntur.
Cat dimasukkan ke dalam cangkang gelatin hingga membentuk bola. Bola-bola cat itu lantas ditembakkan dengan pistol CO2 khusus. Kejadian-kejadian inilah yang menjadikan senjata penembak cat dalam permainan ini dinamakan sebagai paintball marker.
Permainan paintball pertama dilakukan pada 27 Juni 1981 di kawasan hutan kayu di New Hampshire, London. Dalam permainan tersebut, ada 12 orang pemain yang berasal dari berbagai latar belakang berbeda. Salah seorang pemain bernama Bob Gurnsey yang pertama kali membuat aturan mainnya.

Dalam aturan paintball pertama itu, Gurnsey menempatkan empat bendera yang masing-masing berjarak 500 meter. Untuk bisa memenangkan ‘perang’, pemain mesti mengumpulkan seluruh bendera.
Setelah pertandingan usai, salah seorang pemain menuliskan artikel tentang aktivitas outbond tersebut di koran tempatnya bekerja. Tak dinyana, rupanya artikel itu menarik minat banyak pembaca. Banyak pembaca yang penasaran dan ingin tahu lebih banyak.
Melihat peluang bagus yang terbuka lebar, Bob Gurnsey lantas membuka lapangan paintball komersial pertama di New Hamphsire pada 1982. Ia juga menciptakan merek National Survival Game. Gurnsey juga membuat kontrak dengan Nelson Paint serta jadi disributor tunggal.
Tanpa menyia-nyiakan kesempatan, Gurnsey, Noel, dan Gaines lalu mulai menjual starter kit. Starter kit itu berisi paintballs, senjata Nel-Spot 007, peralatan keselamatan seperti kacamata dan kompas, serta buku peraturan.
Peralatan yang Dibutuhkan
Ada beberapa peralatan yang kamu butuhkan ketika mencoba permainan ini. Peralatan pertama yang juga menjadi ‘signature’ dari permainan ini adalah paintball maker atau gun. Peralatan tersebut adalah yang paling utama dalam permainan.
Berbeda dengan pistol biasa, pistol itu memiliki loader yang merupakan tempat atau wadah peluru cat. Di dalamnya juga dilengkapi tabung gas bertekanan tinggi serta kunci pengaman.
Pistol tentu tidak akan lengkap tanpa peluru. Karena itu, peluru adalah hal wajib yang mesti kamu punya sebelum memulai permainan. Peluru yang biasa digunakan terbuat dari cat. Cat itu telah dirancang sedemikian rupa, sehingga tidak berbahaya bagi manusia maupun lingkungan.
Bentuknya bulat sempurna dengan warna cat yang mencolok. Akurasi peluru juga baik, sehingga mudah pecah ketika mengenai pemain. Warnanya yang mencolok dan tidak mudah luntur juga akan menguntungkan lawan ketika mencari sasarannya.
Peralatan ketiga adalah google atau perangkat keamanan untuk melindungi area wajah, terutama bagian mata. Oleh karenanya, saat permainan berlangsung, pemain tidak diperbolehkan melepas google. Walau begitu, jangan khawatir, google-nya sudah dirancang senyaman mungkin, kok.
Peralatan terakhir yang juga tidak kalah penting adalah seragam. Seragam yang digunakan biasanya bercorak loreng-loreng seperti tentara. Pemilihan corak itu dilakukan agar permainan makin terasa seru. Sebab, kamu jadi lebih mudah untuk bersembunyi saat mengejar lawan.
Lengan baju dan celananya juga dibuat panjang, untuk meminimalisir kemungkinan terluka saat jatuh, berlari, atau bersembunyi. Seru sekali, ya.
Manfaat yang Bisa Kamu Dapatkan

Selain menyenangkan, paintball juga punya banyak manfaat, lho. Permainan ini membutuhkan kekompakan dan kerja sama tim yang kuat. Jadi, kamu bisa sekalian memperakrab hubungan dengan keluarga atau teman saat bermain.
Paintball juga mampu mengembangkan kemampuan kepemimpinan. Leader dalam tim harus memiliki kemampuan untuk membuat dan mendelegasikan strategi pada tim. Sehingga tim dapat memenangkan pertandingan.
Tantangan untuk bersembunyi dengan baik dan mengalahkan lawan memberikan kamu ‘suntikan’ adrenalin. Alih-alih bikin stres, ketegangan yang dihasilkan justru membuat kamu jadi merasa lebih bahagia. Stres pun jadi sirna.
Jantung kamu akan memompa darah lebih cepat. Sementara tubuhmu akan bergerak lebih banyak dan energi yang berada dalam tubuh. Alhasil, kamu jadi lebih sehat.
Nah, buat kamu yang penasaran dan pengin banget nyobain paintball, kamu bisa manfaatin layanan yang disediakan oleh c-Rafting Pangalengan. c-Rafting Pangalengan adalah operator wisata outdoor yang menyediakan beragam layanan menarik buat kamu yang suka jalan-jalan
Harga yang ditawarkan untuk paintball beragam, dan tentunya sangat terjangkau. Hanya sekitar Rp 75 ribu saja dengan minimal pemain 20 orang. Kamu juga bisa memilih, mau bermain di kawasan Hutan Pinus Rahong atau Situ Cileunca.
Harga tersebut sudah termasuk baju seragam, rompi, pistol, peluru 40 butir, tiket lokasi, P3K, snack dan air mineral, serta asuransi. Wah, murah, menarik, dan meriah, ya.
Kalau mau yang lebih murah, kamu juga bisa memilih paket wisata yang tersedia. Kamu bisa menyesuaikan dengan kebutuhan serta kocek kamu. Apalagi c-Rafting Pangalengan juga menyediakan paket wisata lengkap dengan penginapan.
Makin enggak sabar, kan? Kalau gitu, cusss booking jadwal perjalanan kamu. Ditunggu, ya!
oleh Elin Kaban | Sep 28, 2020 | artikel
Sedang mencari tempat wisata alam yang cocok buat keluarga? Kampung Singkur bisa jadi jawabannya. Tempat wisata alam yang dikenal juga sebagai Saung Awi ini memang jagonya wisata alam keluarga.
Sesuai dengan namanya, Singkur yang dalam bahasa Sunda berarti menyepi, terasing atau jauh dari keramaian. Kampung Singkur memang menawarkan pengalaman seru yang tak terlupakan. Enggak tanggung-tanggung, lokasinya bahkan berada di tengah hutan pinus.
Ya, tepatnya di Hutan Pinus Rahong yang dikenal dengan keindahan alamnya yang magis. Untuk menuju Kampung Singkur, kamu bahkan mesti berkendara sekitar 50 km jauhnya dari Kota Bandung. Jauh-jauh, deh, dari yang namanya mal, polusi, dan asap.
Keindahan yang Mendamaikan Hati
Apa sih yang bikin wisata alam di Pangalengan ini banyak diincar wisatawan? Tentu saja pengalaman alamnya yang kental dan menenangkan. Dijadikan sebagai kawasan resapan air, Hutan Pinus Rahong bukan cuma berisi satu atau dua pohon saja, tapi mungkin bisa mencapai ribuan.
Tak jarang, kabut meliputi hutan ini saat pagi menjelang. Pepohonannya pun tumbuh tinggi menjulang dengan dedaunan yang rindang. Meski matahari bersinar terik, kamu akan tetap merasa terlindung dan nyaman saat berada di dalamnya.
Mengusung konsep ala pedesaan, rumah-rumah di Kampung Singkur dibuat dengan menggunakan kayu. Kayu-kayu yang telah disusun itu kemudian diberi pelitur cokelat untuk semakin mempertegas warna alaminya. Bentuknya seperti pondok-pondok yang biasa kamu temukan dalam buku cerita semasa kanak-kanak.
Rumah-rumah itu berhadapan dengan Sungai Palayangan yang mengalir deras. Kamu jadi bisa menikmati damainya hutan pinus sambil ditemani gemericik air. Benar-benar seperti dalam dongeng!
Enggak cuma itu saja, karena berada di daerah dataran tinggi, kamu akan menikmati nuansa sejuk khas Pangalengan. Hawa menyejukkan itu lantas berpadu dengan bau pinus yang menyegarkan. Sepanjang mata memandang, kamu akan melihat lanskap hijau menyegarkan mata. Kebayang, kan, gimana ademnya?
Bisa Ngapain Aja?
Ada banyak aktivitas yang bisa kamu lakukan di Kampung Singkur. Mulai dari yang levelnya biasa sampai ekstrem ada di sini. Buat kamu yang cuma mau menikmati keindahannya, kamu bisa sewa tikar dan rebahan di saung yang tersedia.
Biaya sewa tikar murah, kok, cuma Rp 10 ribu dari pagi sampai kamu pulang. Kamu bisa juga memanfaatkan hammock yang tersedia untuk sekadar bersantai menikmati panoramanya yang menawan.
Untuk yang senang ber-selfie atau yang suka fotografi, kamu bisa memanfaatkan berbagai sisi menarik dari wisata Pangalengan tersebut. Jembatan kayu, perahu karet beragam warna, celah di antara pepohonan pinus, dan masih banyak lagi. Apalagi, kalau kamu menginap dan bisa mendapat kabut pagi. Wah, foto gaya folk makin mantap.
Kampung Singkur menyediakan camping site buat kamu yang pengin nenda. Lengkap juga dengan aktivitas outbond yang seru. Di antaranya flying fox, paintball, rafting, offroad, dan tubing trip. Tubing trip adalah aktivitas outbond menggunakan ban karet menyusuri aliran sungai.

Oh, iya, layanan arung jeram atau yang dalam bahasa kerennya rafting di Kampung Singkur juga beda dari biasanya. Soalnya, kamu akan diajak rafting menyusuri Sungai Palayangan dari Situ Cileunca. Nah, lokasi Situ Cileunca yang berada di dataran tinggi itu bikin suhu air jadi sangat rendah.
Seiring perjalanan, kamu akan menikmati arus sungai yang berbeda-beda levelnya. Kamu akan mengarungi sungai sepanjang 5 kilometer dalam waktu dua jam sambil menikmati pesona pepohonan pinus di tepinya. Seru dan menegangkan, pastinya!
Untuk kamu yang membawa buah hati, kamu bisa memanfaatkan fasilitas keluarga yang tersedia. Ada water kids zone yang berisi arena tangkap ikan untuk anak-anak. Bersama dengan anak, kamu bisa memetik stroberi secara langsung di Kebun Petik Strawberry atau sekadar naik perahu di Situ Cileunca.
Area Kampung Singkur juga sangat luas. Jadi anak-anak kamu bisa beraktivitas dan bergerak bebas tanpa hambatan. Sesuatu yang mungkin jarang sekali bisa mereka lakukan di perkotaan.
Rute Perjalanan
Tempat wisata di Pangalengan ini berlokasi tak jauh dari Kota Pangalengan. Hanya sekitar 4 kilometer saja ke arah barat. Tepatnya di Warnasari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung Selatan.
Dari Kota Bandung, kamu bisa menggunakan akses tol Soreang-Pasir Koja atau Moh. Toha. Lalu dilanjut dengan berkendara via Situ Cileunca. Kemudian mengambil jalan menuju Pinus Rahong. Nanti kamu akan menemukan petunjuk jalan menuju Kampung Singkur.
Kalau masih ragu, kamu bisa menggunakan navigasi dari Google Maps atau bertanya pada penduduk sekitar. Enggak perlu khawatir soal jam buka, karena tempat wisata ini buka 24 jam. Walau begitu, untuk aktivitas wisatanya sendiri hanya buka pukul 08.00-17.00 WIB saja, ya.
Semasa pandemi, Kampung Singkur sudah kembali dibuka sejak akhir Juni lalu. Seluruh arenanya dibuka untuk wisatawan tanpa terkecuali. Dari mulai camping site sampai wisata air. Jadi, kamu tak perlu khawatir.
Fasilitas yang Tersedia
Selain fasilitas outbond, tersedia pula warung makan, toilet, musala, serta penginapan. Jadi makin nyaman, deh.
Harga Tiket
Harga tiket masuknya sangat terjangkau. Kamu cukup merogoh kocek sebesar Rp 10 ribu saja per orang. Untuk parkir kendaraan, kamu akan dikenakan biaya sebesar Rp 40 ribu untuk mobil dan Rp 10 ribu untuk motor.
Sementara untuk aktivitas outbond, harga yang diterapkan berbeda tergantung pada kegiatan yang ingin kamu coba. Walau begitu, harganya terjangkau, kok. Hanya berkisar antara Rp 20-200 ribu saja. Kalau mau lebih murah, kamu bisa pilih paket wisata yang tersedia.
Kamu bisa langsung booking jadwal perjalanan dengan menghubungi c-Rafting Pangalengan atau dari laman resminya. c-Rafting Pangalengan adalah operator wisata outdoor yang menyediakan beragam layanan menarik buat kamu yang suka traveling. Baik c-Rafting maupun Kampung Singkur masih berada dalam satu payung Arture Indonesia.
Seru banget, kan. Jadi, nunggu apalagi? Cuss, yuk! (HR)
oleh Elin Kaban | Sep 26, 2020 | artikel
Wisata Lembang memang bisa dibilang salah satu surganya tempat jalan-jalan. Terutama buat kamu yang berdomisili di Bandung, Jakarta, Jawa Barat, dan sekitarnya.
Pemandangan yang indah berpadu hawa sejuk khas Lembang memang jago banget bikin kamu betah berlama-lama. Malahan, kalau bisa, sih, enggak usah pulang!
Makanya, enggak heran, wisata Lembang selalu jadi incaran wisatawan ketika akhir pekan, hari kejepit, dan libur panjang menjelang. Pergi ke Lembang seperti menemukan oase segar di tengah padatnya rutinitas.
Menariknya, wisata Lembang enggak cuma cocok untuk anak-anak muda yang suka alam atau sekadar mau berselfie saja. Ada beragam tempat wisata yang bisa kamu jadikan tujuan untuk merilekskan dirimu. Kamu tinggal pilih saja sesuai dengan kebutuhan.
Mau yang cocok untuk keluarga dan anak-anak, ada. Mau yang bisa selfie tanpa batas, ya, ada. Mau yang adem dan romantis buat jalan-jalan sama pasangan, juga ada.
Nah, kali ini, c-Rafting Pangalengan akan bahas lima wisata Lembang yang paling romantis buat kamu dan pasangan. Dijamin, bikin pasangan makin sayang dan hubungan kamu jadi makin romantis. Penasaran? Yuk, langsung aja check this out!
Gunung Putri
Rekomendasi wisata Lembang yang pertama adalah Gunung Putri. Tempat wisata di Lembang ini cocok banget buat kamu yang senang mendaki bersama dengan pasangan. Menikmati secangkir kopi hangat sambil menantikan sunrise yang menawan di tengah lanskap yang eksotis yang berhias pohon pinus.
Di Gunung Putri, kamu bisa menikmati quality time yang selama ini mungkin sulit kamu dapatkan. Kamu bisa berkemah bersama dengan pasangan.
Menyanyikan lagu-lagu yang disuka sembari bercerita tentang kehidupan. Menyelami momen yang menyenangkan untuk membalaskan dendam pada waktu sibuk yang bikin kalian sulit untuk bertemu.
Akses menuju Gunung Putri juga terhitung tak terlalu sulit. Sehingga, kamu tak perlu punya effort terlalu besar untuk bisa sampai ke sana. Oh iya, kalau kamu senang fotografi, Gunung Putri punya pemandangan apik untuk diabadikan. Jadi, pastikan batere gadget dan kameramu penuh saat ke sana, ya.
Taman Lembah Dewata
Taman Lembah Dewata bisa dibilang sebagai salah satu wisata Lembang baru. Tapi soal keindahannya, kamu enggak usah ragu. Kecantikannya bikin banyak wisatawan berbondong-bondong datang.
Tempat wisata di Lembang ini menawarkan pengalaman liburan romantis dengan menikmati keindahan danau.Bareng dengan pujaan hati, kamu bisa menyewa sampan dan menyusuri danau.
Bercengkrama bersama sembari menikmati angin sejuk yang berhembus. Di sekitar Taman Lembah Dewata juga terdapat vila-vila yang bisa kamu sewa untuk menginap.
Di Taman Lembah Dewata, kamu juga bisa mencoba berkuda, lho. Ada berbagai rute yang bisa kamu tempuh bersama dengan pasangan. Ada banyak spot foto indah juga yang bisa kamu temukan di tempat tersebut.
Enggak heran, kawasan itu sering dijadikan tempat foto pre-wedding. Biaya masuknya juga sangat terjangkau. Duh, jadi pengin, deh.
Floating Market Lembang
Rekomendasi wisata Lembang yang satu ini bisa dibilang sangat mainstream. Kendati begitu, Floating Market Lembang sangat cocok buat kamu dan pasangan yang punya hobi icip-icip alias kulineran. Romantis, kan, bukan berarti cuma bisa di tempat yang sepi dengan nuansa meneduhkan.
Kamu bisa juga menikmati waktu bersama dengan melakukan hobi jalan-jalan sambil kulineran. Pasar terapung di Situ Umar itu tidak pernah sepi pengunjung.
Ada beragam kuliner yang bisa kamu cicipi dari masing-masing perahu. Mulai dari lotek, karedok, ketan bakar, bakso, batagor, sampai durian bakar, bisa kamu temukan.
Pembayarannya juga dilakukan dengan cara unik, lho. Ketika membeli, kamu tidak bisa memakai uang biasa, mesti menggunakan uang khusus. Selain kulineran, wisata Lembang ini juga menghadirkan beragam permainan yang bisa dimainkan oleh anak-anak sampai dewasa. Seru banget, ya!
Observatorium Boscha
Tempat wisata yang naik daun setelah film “Petualangan Sherina” ini bisa juga, lho, dijadikan tempat kencan romantis. Wisata Lembang ini merupakan salah satu tempat pengamatan bintang tertua di Indonesia.
Bahkan kini Observatorium Boscha sudah menjadi salah satu cagar budaya dan objek vital nasional. Keren banget!
Di Boscha, kamu dan pasangan bisa menatap bintang-bintang yang indah dan objek angkasa lainnya. Cocok banget, nih, buat kamu mengeluarkan jurus rayuan, “Kalau kamu jadi bulan, aku mau jadi bintangnya.” Aseek.
Walau rayuannya sudah so yesterday, tapi pengalamannya pasti sangat menarik. Kapan lagi bisa kencan romantis sambil benar-benar melihat bintang. Iya, kan?
Taman Begonia
Rekomendasi terakhir adalah Taman Begonia yang berada di Jalan Maribaya No. 120A. Wisata Lembang tersebut punya ratusan koleksi bunga. Ada geranium, celosia, salvia, melampodium, impatiens, balinea, dan masih banyak lagi.
Cocok banget buat kencan romantis sambil berfoto-foto dengan latar bunga beraneka warna.
Di Taman Begonia, kamu juga bisa menemukan banyak spot foto apik untuk ber-selfie bersama dengan pasangan. Tata letak tamannya juga sangat rapi, sehingga sisi mana pun akan selalu cantik untuk diabadikan. Siap-siap saja bikin iri pasangan lainnya.
Enggak cuma itu saja, di Taman Begonia, kamu juga bisa mendapatkan sayur dan buah-buahan segar. Kalau capek jalan-jalan, kamu bisa melipir ke kafe yang ada di dalamnya. Lengkap banget, deh.
Gimana, sudah tahu mau ajak pasangan kamu ke mana liburan nanti? Apabila kamu berniat melakukan kencan romantis dengan aktivitas outbound yang seru, kamu bisa juga menghubungi c-Rafting Pangalengan. c-Rafting Pangalengan adalah operator wisata outdoor yang menyediakan beragam layanan menarik buat kamu yang suka jalan-jalan.
Ada beragam aktivitas seru yang disediakan c-Rafting Pangalengan. Mulai dari offroad, rafting, flying fox, paintball, camping, dan masih banyak aktivitas lainnya. Harganya juga masih aman di kocek. Mantap, kan.
Serunya lagi, c-Rafting Pangalengan juga menyediakan pilihan paket trip, aktivitas outbond, beserta penginapannya, lho. Untuk bisa mendapatkan semua keseruan dan kemudahannya, langsung saja cek paket wisata yang tersedia.
Supaya enggak kehabisan slot, langsung saja booking jadwal perjalanan kamu. Jadi, tunggu apa lagi? (HR)
oleh Elin Kaban | Sep 19, 2020 | artikel
Legenda Situ Cileunca menjadi salah satu kisah memikat bagi pegiat jalan-jalan di Pangalengan, Kabupaten Bandung.
Segala sesuatu tentang danau buatan yang menjadi ikon wisata Pangalengan itu memang senantiasa memancing rasa ingin tahu. Keindahannya saja seakan tak cukup memuaskan rasa kagum dan keingintahuan wisatawan yang menjumpainya.
Sekilas, tidak ada yang istimewa dari danau buatan tersebut. Sejarah mencatat, Situ Cileunca dibuat puluhan tahun lalu, bahkan ketika Indonesia belum merdeka.
Seperti yang dihimpun dari berbagai sumber, Situ Cileunca dulunya hanyalah sebuah kawasan pribadi berupa hutan belantara milik seorang Belanda bernama Kuhlan.
Legenda Situ Cileunca
Tak ada yang tahu pasti tentang Kuhlan, namun ada segelintir orang yang mengatakan bahwa ia adalah Willem Hermanus Hooghland, pemilik Borderij N.V. Almanak. Ia adalah seorang kaya raya pemilik lahan di Pangalengan pada masa tersebut. Kala itu, Kuhlan tinggal menetap di Pangalengan.
Namun, demi alasan memenuhi kebutuhan listrik dan cadangan air bersih untuk warga Bandung, akhirnya kawasan tersebut kemudian dijadikan danau atau dikenal pula sebagai Situ. Pembangunan Situ Cileunca memakan waktu yang cukup lama, yakni sekitar tujuh tahun. Tepatnya sejak 1919 hingga 1926 silam.
Tempat wisata di Pangalengan itu dibangun dengan membendung aliran Sungai Cileunca. Ini pula yang menjadi alasan penamaan bagi danau buatan tersebut. Sementara bendungannya kini diberi nama Dam Pulo.
Lantas apa istimewanya? Keistimewaannya adalah mengenai alat yang digunakan untuk membangun Situ Cileunca dan membendung sungai.
Konon, pembangunan Situ Cileunca dikomando oleh dua orang pintar yang dikenal sebagai Arya dan Mahesti. Di bawah komando kedua pria tersebut, wisata Pangalengan itu dibangun dengan menggunakan alat penumbuk padi, atau yang dikenal pula sebagai halu (alu). Ya, kamu tak salah baca.
Entah apa alasannya, tapi warga setempat justru lebih memilih alu ketimbang alat berat atau cangkul untuk menyelesaikan danau buatan tersebut. Inilah yang menjadi alasan mengapa legenda Situ Cileunca selalu menarik dan terasa misterius bagi penikmat alam dan budaya. Secara logis, nampaknya tidak masuk akal, kan.
Bagaimana bisa danau seluas 1400 hektare dengan kedalaman 17 meter dibuat hanya dengan menggunakan alu selama tujuh tahun. Sampai saat ini, jawaban atas pertanyaan itu masih menjadi rahasia yang belum bisa terungkap.
Menelan Banyak Korban
Setelah pembangunannya selesai, kawasan ini langsung dijadikan sebagai tempat wisata oleh orang-orang Belanda di masa itu. Wisatawan biasanya datang ke danau untuk berenang atau sekadar menaiki perahu untuk berkeliling. Padahal saat itu, legenda Situ Cileunca masih belum terpecahkan,
Pada suatu waktu, sebuah kapal Belanda dilaporkan tenggelam di tempat wisata di Pangalengan ini. Kapal tersebut kabarnya dipenuhi orang-orang Belanda yang tengah berwisata keliling danau. Bangkai kapalnya baru dapat ditemukan pada 2015 lalu, selang berpuluh tahun dari waktu kejadian.
Bangkai kapal Belanda itu ditemukan warga secara tak sengaja ketika perbaikan bendungan Dam Pulo dilakukan. Kapal dengan panjang 1,8 meter itu diperkirakan memiliki bobot 500 kg dan terbuat dari logam. Kapal jadul itu kemudian disimpan di Camp Ground Citere.
Hal ini semakin memperkuat legenda Situ Cileunca yang selama ini hanya dianggap sebagai cerita-cerita ‘konon’ semata. Kamu boleh percaya atau tidak, tapi di luar legenda Situ Cileunca yang ‘ajaib’, rupanya danau ikonik Pangalengan ini menyimpan beragam mitos pula di dalamnya. Apa saja?
- Mitos Rombongan Wayang yang Tenggelam di Dasar Danau
Mitos pertama yang akan kita ulas adalah cerita tentang pemain wayang beserta dengan sinden dan penabuhnya yang dikabarkan tenggelam di dalam danau. Cerita ini merupakan yang paling ramai dan paling sering diceritakan.
Menurut cerita yang beredar, warga setempat bahkan sering mendengar seperti ada suara pertunjukan wayang pada malam hari. Namun, saat ini, suara itu sudah jarang terdengar.
Salah satu alasannya adalah karena kawasan ini sudah mulai ramai, baik oleh warga maupun wisatawan. Apalagi di masa sekarang, di sekitar Situ Cileunca, kamu bisa menemukan banyak penginapan dan aktivitas wisata.
- Siluman Dongkol dan Lulun Samak
Mitos kedua adalah tentang dua siluman, yakni Siluman Lulun Samak dan Siluman Dongkol. Menurut cerita warga, Siluman Lulun Samak memangsa korbannya dengan cara menggulung seperti samak atau tikar yang digulung.
Sementara Siluman Dongkol memiliki wujud berkepala kerbau. Meski begitu, kabarnya kedua siluman ini telah ‘pindah rumah’ ke Situ Bagendit dan Situ Patengan.
- Tak Boleh Didatangi Warga Garut
Mitos ketiga sekaligus terakhir adalah cerita bahwa Situ Cileunca tidak boleh dikunjungi oleh warga yang berasal dari Garut. Mitos tersebut kabarnya dimulai dari sebuah kisah yang menceritakan tentang sesosok penguasa danau yang bernama Abah Suta.
Abah Suta pernah bermusuhan dengan orang dari Garut. Kabar permusuhan tersebut kemudian menimbulkan efek dendam. Hal itu yang menyebabkan orang Garut dan keturunannya tidak diperbolehkan menyeberang atau bahkan datang ke Situ Cileunca. Menurut mitos yang beredar, apabila pantangan ini dilanggar, maka Abah Suta akan murka.
Ketika Abah Suta murka, perahu yang digunakan warga Garut akan tenggelam. Meski begitu, pada kenyataannya, ada saja orang-orang Garut yang datang dan berlibur ke Situ Cileunca. Ketiga mitos ini seakan menambah lengkap kesan mistis dan seru legenda Situ Cileunca yang beredar di masyarakat.
Situ Cileunca yang Mempesona
Berada di ketinggian 1550 mdpl, legenda Situ Cileunca yang misterius nampaknya tidak menghambat keinginan wisatawan untuk mencicipi pesonanya. Lanskap alam yang indah dikelilingi pepohonan rindang, kebun teh, serta hawa sejuk yang meliputinya justru menyempurnakan nuansa danau yang syahdu.
Ditambah lagi Jembatan Cinta yang menjadi penghubung antada Desa Pulosari dan Wanasari menambah elemen menarik dalam legenda Situ Cileunca. Karena menjadi salah satu tempat bertemunya pasangan-pasangan kekasih dari kedua desa dan menikmati quality time sambil memandang pemandangan danau yang mempesona. Dan tentunya, gratis!
Ragam Keseruan di Situ Cileunca

Foto: Instagram/@bandungtraveller_
Di luar dari legenda Situ Cileunca, mitos, dan misteri di dalamnya, tempat wisata ini memang sangat menarik untuk dikunjungi. Lanskapnya yang indah ditunjang dengan berbagai aktivitas seru dan akomodasi nyaman bikin Situ Cileunca selalu jadi buruan. Kamu bisa melakukan aktivitas ekstrem seperti outbond, flying fox, atau rafting di tempat ini lalu menuju Sungai Palayangan.
Mau yang lebih dekat dengan alam? Gampang, kamu bisa berkunjung ke perkebunan arbei dan stroberi. Di kebun tersebut, kamu bisa langsung memetik buah stroberi dan arbei yang segar dan manis.
Kamu tim rebahan? Tenang, ada berbagai opsi penginapan yang bisa kamu pilih sesuai dengan kondisi kocek dan keinginan kamu. Mulai dari yang bentuknya tenda sampai kemping ala bangsawan alias glamping.
Seru sekali, kan! Kamu pasti jadi makin tidak sabar untuk datang langsung dan menikmati keindahannya. Karena itu, jangan tunggu lama-lama lagi. Langsung saja hubungi c-Rafting Pangalengan.
c-Rafting Pangalengan adalah operator wisata outdoor yang menyediakan beragam layanan menarik buat kamu yang suka jalan-jalan.Ada beragam aktivitas seru yang disediakan c-Rafting Pangalengan.
Ada offroad, rafting, flying fox, paintball, camping, dan masih banyak aktivitas lainnya. Harganya pun sangat terjangkau. Duh, kapan lagi bisa piknik murah meriah tapi lengkap dalam satu tempat, kan.
Serunya lagi, c-Rafting Pangalengan juga menyediakan pilihan paket trip, aktivitas outbond, beserta penginapannya, lho. Untuk bisa mendapatkan semua keseruan dan kemudahannya, langsung saja cek paket wisata Pangalengan atau paket outbond lainnya yang tersedia.
Enggak usah ditunda-tunda, langsung saja booking jadwal perjalanan kamu supaya tak kehabisan slot. Siap jalan-jalan? (HR)
oleh Elin Kaban | Sep 17, 2020 | artikel, tips
Nama Pangalengan mungkin belum familiar di telingamu. Tapi, aktivitas explore Pangalengan sudah menjadi salah satu bagian dari gaya hidup penduduk di Kota Kembang, Bandung, lho. Apalagi kini, Pangalengan dan wisata alamnya tengah naik daun. Makanya, enggak heran, Pangalengan menjadi salah alternatif tempat wisata alam apik di Bandung yang dituju wisatawan yang ingin “kabur” dari kesibukan ibu kota.
Ibarat nirwana yang punya segalanya, Pangalengan menyimpan sejuta pesona yang hanya bisa kamu temukan ketika berkunjung mendatanginya. Kawasan ini menyimpan bermacam objek wisata alam yang bisa kamu pilih untuk membuang jauh stres dari kepalamu. Mulai dari peternakan sapi, kebun teh, perkebunan, danau, wisata petualangan, hingga sungai yang menantang, ada di sini.
Lokasinya yang berada di ketinggian 1.550 mdpl seakan menambah lengkap pesonanya. Karena selain melihat pemandangan yang masih sangat alami, kamu juga bisa menikmati udara segar dan langit biru bebas polusi. Wah, membacanya saja sudah bikin ngiler, kan?
Nah, buat kamu yang pengin banget ke Pangalengan, berikut lima rekomendasi wisata alam yang bisa kamu jelajahi saat explore Pangalengan. Yuk, simak ulasannya berikut!
Wayang Windu Panenjoan

Foto: Instagram/@syahidaafina
Buat yang pengin lihat ‘yang ijo-ijo’, kamu bisa langsung meluncur ke Wayang Windu Panenjoan. Tempat wisata yang satu ini berada di antara lereng Gunung Wayang dan Gunung Windu, Banjaran. Enggak sembarang tempat wisata, Wayang Windu juga menjadi lokasi tempat berdirinya Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi terbesar di Indonesia. Keren, ya.
Di Wayang Windu, kamu bukan cuma bisa melihat keindahan hamparan kebun teh yang memanjakan mata. Namun juga menikmati sunset yang anti-mainstream. Karena mentari akan nampak tenggelam jatuh ke kebun teh seiring dengan meredupnya langit senja.
Explore Pangalengan di Wayang Windu juga makin lengkap karena kamu bisa berselfie sepuasnya dengan memanfaatkan fasilitas swafoto yang tersedia. Mau yang lebih ekstrem? Bawa sepeda gunung kesayanganmu dan langsung tantang adrenalin kamu di kawasan pacu Wayang Windu Mountain Bike Park. Beuh, ngeri-ngeri sedap, enggak, tuh?
Curug Bangku
Rekomendasi wisata alam kedua untuk explore Pangalengan adalah Curug Bangku. Curug Bangku berlokasi di Desa Magaluyu. Air terjun ini diberi nama Curug Bangku karena bentuknya yang menyerupai bangku atau kursi anak sekolah. Air terjun di Curug Bangku memiliki ketinggian 30 meter dengan debit air yang cukup deras.
Kawasan di sekitar Curug Bangku sangat asri. Ditambah lagi karena air terjun tersebut masih belum terlalu populer. Jadi, kamu masih bisa menikmati alamnya yang perawan tanpa mesti bertemu dengan banyak orang. Rasakan deburan air yang menyegarkan membasahi tubuh kamu dan angin dingin yang berhembus di sela-sela rambutmu. Dijamin, bikin kamu ogah pulang.
Curug Bangku buka pukul 08.00 WIB-17.00 WIB. Untuk masuk ke dalamnya, kamu cukup merogoh kocek sejumlah 10 ribu saja. Kamu bisa memarkirkan kendaraan di rumah warga dan membayar sebesar Rp 5 ribu untuk mobil dan Rp 3 ribu untuk motor. Oh iya, kalau mau berkunjung ke Curug Bangku, jangan sendirian, ya, supaya tidak kesepian. Bawa bekal dan air minum juga, karena enggak ada kios makanan di sekitar curug.
Situ Cileunca
Situ Cileunca adalah spot wisata alam wajib yang kamu datangi saat explore Pangalengan. Sebab danau yang satu ini merupakan spot terpopuler sekaligus signature-nya Pangalengan. Explore Pangalengan tanpa datang ke Situ Cileunca itu ibarat masak sayur tanpa garam, alias hambar, guys!
Situ Cileunca sudah menjadi tempat wisata sejak zaman Belanda. Menurut sejarah, Situ Cileunca bukanlah danau alami, melainkan buatan. Dulunya Situ Cileunca dibuat untuk memenuhi kebutuhan listrik sekaligus tempat menyimpan cadangan air bersih untuk warga Bandung. Pembangunan Situ Cileunca memakan waktu selama kurang lebih tujuh tahun.
Kabarnya, pembuatan danau ini sangat unik. Alih-alih menggunakan alat berat atau cangkul untuk membuat cerukannya, Situ Cileunca dibuat dengan menggunakan alu atau alat yang biasa dipakai untuk menumbuk padi dan memisahkan beras dari gabahnya.
Di masa kini, Situ Cileunca sudah bertransformasi. Bukan cuma jadi tempat cadangan air, tapi juga area wisata alam yang seru. Kamu bisa berkeliling dengan perahu, memetik stroberi, berkemah, melakukan aktivitas petualangan seperti flying fox sampai dengan rafting. Wah, seru banget, ya!
Penangkaran Rusa Kertamanah
Siapa bilang explore Pangalengan tak bisa bawa buah hati? Kamu tetap bisa mengajak si kecil saat jalan-jalan ke Pangalengan. Kuncinya cuma satu, memilih tempat wisata yang sesuai dan ramah untuk anak-anak. Salah satu di antaranya adalah Penangkaran Rusa Kertamanah.
Di tempat itu, kamu bisa mengajak si kecil bertemu dengan rusa-rusa yang menggemaskan. Kamu juga bisa mengajak rusa-rusa tersebut untuk bermain bersama. Tumbuhkan rasa cinta pada binatang dengan mengajak si kecil memberi makan rusa. Setelah bermain bersama rusa, kamu dan si buah hati bisa melanjutkan petualangan dengan bermain di taman bermain anak.
Satu hal yang mesti kamu ingat ketika berkunjung ke Penangkaran Rusa Kertamanah adalah jangan datang terlalu siang. Karena setelah jam 12 siang, pagar penangkaran akan ditutup. Jadi, kamu cuma bisa melihat rusa dari luar saja.
Hutan Pinus Rahong
Rekomendasi terakhir explore Pangalengan kali ini adalah Hutan Pinus Rahong. Hutan wisata yang dipenuhi pepohonan pinus itu sudah lama menjadi destinasi wisata populer di Bandung, khususnya di Pangalengan selama dua tahun terakhir. Hawanya yang sejuk dan rindang membuat kamu betah piknik lama-lama di tempat ini.
Selain sebagai tempat wisata, Hutan Pinus Rahong juga berperan sebagai daerah resapan air. Sementara itu, getah dan batang pohonnya biasa dimanfaatkan untuk pembuatan triplek. Kawasan ini berada di tepi Sungai Palayangan, tempat aktivitas rafting biasa diselenggarakan.
Untuk kamu yang suka fotografi, explore Pangalengan ke Hutan Pinus Rahong pastinya sangat cocok. Karena kamu bisa mendapatkan foto dengan nuansa folk yang cakep abis. Makanya, tak sedikit pasangan yang menjadikan Hutan Pinus Rahong sebagai venue pemotretan foto pre-wedding mereka.
Gimana, makin enggak sabar untuk explore Pangalengan, kan? Kalau gitu, cuss langsung hubungi c-Rafting Pangalengan. c-Rafting Pangalengan adalah operator wisata outdoor yang menyediakan beragam layanan menarik buat kamu yang suka jalan-jalan.
Bersama c-Rafting Pangalengan, kamu bisa mencoba berbagai aktivitas seru sambil liburan sama orang-orang tercinta. Mulai dari offroad, rafting, flying fox, paintball, camping, dan beragam aktivitas lainnya. Harganya pun sangat terjangkau, enggak bakal bikin kantong kamu bolong.
Mau lebih hemat juga bisa! Karena c-Rafting Pangalengan telah menyediakan pilihan paket trip, aktivitas outbond, beserta penginapannya, lho. Untuk bisa mendapatkan semua keseruan dan kemudahannya, langsung saja cek paket wisata Pangalengan atau paket outbond lainnya yang tersedia. Jangan lupa untuk booking jadwal perjalanan kamu, ya. Skuy!
oleh cRafting Pangalengan | Sep 12, 2020 | artikel
Rindu liburan tapi enggak bisa ke mana-mana? Tenang, staycation bisa jadi jawabannya. Apalagi meski nanti PSBB di Jakarta kembali diperketat, hotel-hotel akan tetap dibuka. Jadi, kamu tetap bisa me-recharge pikiran dan energi kamu dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan.
Tak perlu berkumpul atau berkerumun bersama orang asing. Kamu cukup rebahan di kamar hotel yang nyaman dan menikmati setiap fasilitas dan layanan yang ada. Biar makin asyik, kamu bisa pilih penginapan berdesain unik dan Instagramable. Dijamin, pengalaman menginap kamu jadi makin berkesan.
Di Jakarta sendiri, ada banyak pilihan hotel dalam berbagai konsep dan harga yang bisa kamu sambangi untuk staycation. Kali ini, Arture Indonesia akan mengulik tujuh di antaranya. Apa saja? Berikut rekomendasinya!
Staycation at Liberta Hotel Kemang

Foto: Instagram/@libertahotelkemang
Hotel yang satu ini dulunya lebih dikenal sebagai Fave Kemang. Setelah berganti nama, konsep yang diusung jadi makin berbeda. Kalau yang dulu lebih cenderung menggunakan warna magenta, kini konsep yang digunakan jadi lebih tropical dan colorful.
Ukuran kamar di Liberta Hotel Kemang sebenarnya enggak terlalu besar. Tapi, vibe-nya asyik banget. Hotel Liberta Kemang juga punya kolam renang, cocok banget buat kamu yang cuma pengin leyeh-leyeh ngabisin waktu di hotel.
Poin tambahan lainnya yang bikin menginap di hotel ini makin seru adalah lokasinya, Kemang. Kawasan Kemang memang sudah lama dikenal sebagai salah satu pusat nongkrong anak gaul di Jakarta Selatan. Jadi, kalau mau cari kafe atau restoran yang enak, tinggal melipir, deh!
Staycation at Ibis Styles Tanah Abang

Foto: Instagram/@rameliavitra
Rekomendasi staycation kedua adalah ibis Styles Tanah Abang yang berada di Jakarta Pusat. Properti yang berada di bawah naungan Accor Group Hotel International itu dikenal punya konsep yang cute banget. Konsepnya dibuat sangat kreatif dengan padu padan warna pastel dan artwork yang ‘nyeni’ banget.
Konsep fresh tersebut bisa kamu temukan hampir di seluruh penjuru ruangan, termasuk di dalam kamar, lho. Bahkan, di tiap kamar, kamu bisa nemuin lukisan doodle yang berbeda dengan warna-warni apik. Gemay!
Oh, ya, selama masa pandemi, ibis juga cuma menyajikan layanan makan di dalam kamar. Mulai dari breakfast, lunch, sampai dinner bisa kamu nikmatin di dalam kamar cuma dengan memesan makanan lewat smart TV atau scan barcode saja. Wah, sudah canggih, aman lagi.
Goodrich Suites, ARTOTEL Portfolio

Foto: Instagram/@aaliyah.massaid
Tempat staycation berikutnya adalah Goodrich Suites, ARTOTEL Portfolio. Goodrich Suites sangat cocok buat kamu yang mau menginap di akhir pekan bersama keluarga. Karena meski hotelnya nampak kecil dari luar, kamar yang ada di dalamnya memiliki ukuran yang luas.
Highlight dari kamar hotel di Goodrich Suitess adalah kamar mandinya yang lega banget dengan fasilitas bathtub di dalamnya. Kamu bisa menenangkan diri dengan berendam di air hangat di dalamnya, atau bermain busa dengan buah hati.
Selain itu, Goodrich Suites juga punya keunikan di desain hotelnya. Tiap lantai dihias dengan wallpaper yang berbeda seperti ruang galeri. Wallpaper tersebut merupakan salah satu dari sekian banyak produk premium milik Goodrich Global Indonesia yang memang bergerak di desain interior. Mewah banget.
Morrissey Hotel Residences

Foto: Instagram/@ericogautama
Buat kamu yang enggak suka banyak warna dan pengin menginap di tempat yang lebih ‘kalem’, Morrissey Hotel Residences bisa jadi pilihan yang tepat. Berlokasi di Jl. KH Wahid Hasyim, Morrissey Hotel Residences bisa kamu tuju hanya dengan berjalan kaki dari Stasiun Gondangdia.
Kawasan ini merupakan area strategis di tengah kota Jakarta, sekaligus menyimpan banyak kenangan bersejarah. Konsep yang diusung Morrissey cenderung industrial modern, jadi cocok banget buat kamu yang lagi nyari tempat staycation yang artsy.
Interiornya juga ditata dengan sangat apik, seakan menghilangkan kesan ‘hotel’, suasana yang ditawarkan Morrissey cenderung lebih ‘homey’. Dijamin kamu jadi betah nginep lama-lama di tempat ini.
Staycation at Kuretakeso Kemang

Foto: Instagram/@kuretakeso.kemang
Pengin ngerasaian vibes Jepang tanpa mesti repot-repot ke luar negeri? Tenang, kamu bisa, kok, melakukannya. Enggak perlu nyiapin persiapan untuk berhari-hari, cukup staycation di akhir pekan saja.
Hotel Kuretakeso Kemang namanya. Berlokasi di Jalan Bangka Raya No. 7A, Kuretakeso menghadirkan pilihan destinasi staycation buat kamu yang pengin merasakan atmosfer di Negeri Sakura. Kamu bisa menikmati sensasi alam yang teduh dengan karakternya yang khas, seperti dedaunan dan pepohonan bambu.
Di dalam kamar disediakan pula tikar tradisional khas Jepang atau yang biasa dikenal sebagai tatami. Bagi kamu yang senang membaca komik, Kuretakeso Kemang juga menyiapkan manga corner dengan koleksi komik yang banyak banget. Mau lebih otentik? Kamu bisa mandi di onsen atau pemandian air hangat tradisional khas Jepang yang disediakan di dalam hotel. Keren banget, ya.
Staycation at The Gunawarman

Foto: Instagram/@thegunawarman
Untuk kamu yang mencari pengalaman staycation mewah layaknya crazy rich pas banget, nih, kalau ke The Gunawarman. Hotel yang berada di Jakarta Selatan ini memang sudah lama dikenal sebagai penginapan bintang lima dengan desain klasik dan layanan mewah.
Enggak banyak tipe kamar yang bisa kamu temukan di The Gunawarman. Tapi desain interiornya membuat kamu seperti diperlakukan sebagai bangsawan. Nuansa yang dihadirkan benar-benar mewah dan terkesan intimate. Seperti oase yang tenang di tengah ibu kota.
DoubleTree by Hilton Jakarta

Foto: Instagram/@doubletreejkt
Rekomendasi staycation terakhir adalah DoubleTree by Hilton Jakarta. Hotel bintang lima tersebut baru saja dinobatkan sebagai 2020 Traveler’s Choice Award Winners dalam salah satu penghargaan yang digelar oleh situs penyedia perjalanan TripAdvisor.
Penghargaan itu tentunya bukan tanpa alasan. Selain karena faktor desain dan kenyamanan, fasilitasnya memang patut banget untuk kamu perhitungkan. Salah satu fasilitas yang paling menonjol adalah kolam renangnya yang besar dan unik seperti sebuah laguna.
Desain tersebut membuat DoubleTree menjadi salah satu pilihan menarik ala resor di tengah ibu kota. Apalagi, lokasinya juga berada di pusat kota, yaitu Cikini yang dikenal sebagai surga kuliner populer. Soal keamanan, kamu juga tak perlu khawatir, karena hotel ini telah mengikuti standar keamanan Hilton CleanStay yang berlaku secara internasional.
Gimana, sudah tahu mau staycation di mana akhir pekan mendatang?
Jangan lupa untuk kunjungi juga paket wisata yang kami sediakan di c-Rafting yah.. Terima kasih! (HR)