Sejarah Paintball, Outbond Perang Penuh Strategi

Sejarah Paintball, Outbond Perang Penuh Strategi

Siapa yang enggak suka dengan paintball? Aktivitas outbond yang mengusung konsep simulasi peperangan bermodal peluru cat ini memang dikenal sangat seru. Tidak sedikit orang-orang yang bahkan menjadikan aktivitas tersebut sebagai hobi baru.

Dalam paintball, dibutuhkan stamina yang prima dan fisik yang kuat. Sebab, di dalam permainan ini, kamu dituntut untuk melakukan banyak hal. Mulai dari menjaga pertahanan benteng, menyerang dan merebut bendera lawan, hingga menangkap atau membebaskan sandera.

Saking serunya, permainan tersebut terhitung jarang absen dalam paket wisata keluarga, perusahaan, atau bahkan teman-teman sepermainan. Agar makin menantang, biasanya olahraga ekstrem itu dipadukan pula dengan kegiatan outbond lainnya, seperti rafting.

Masuk ke Indonesia sekitar tahun 2000-an, awalnya paintball diadakan sebagai sarana rekreasi di Bali. Namun, seiring berjalannya waktu, olahraga ini meluas ke berbagai daerah di Indonesia dan menjadi salah satu rangkaian outbond.

Selain karena keseruannya, aktivitas yang satu ini juga menjadi idola karena dianggap keren. Di luar negeri, paintball tidak cuma dianggap sebagai permainan atau wisata rekreasi saja. Tetapi juga menjadi salah satu ajang olahraga yang dilombakan.

Ditambah lagi, untuk memainkannya saja, kamu mesti mengenakan peralatan dan perlengkapan yang mumpuni. Hal itu dilakukan  agar kamu tak terluka di tengah permainan.

Tapi, tahukah kamu bahwa sebelum menjadi sarana rekreasi, aktivitas ini tadinya tercipta tanpa sengaja?

Sejarah 

Ya, paintball pertama kali ditemukan sekitar tahun 1960-an oleh Charles Nelson dari Nelson Paint Company. Awalnya pistol yang digunakan dalam permainan itu bukan ditujukan untuk manusia. Cat air yang ditembak dari senjata itu sebenarnya dibuat untuk menandai pohon yang hendak ditebang.

Sementara bagi peternak, cat air dari senapan justru ditujukan untuk menandai ternak saat menunggang kuda. Atau dipakai pula untuk menandai barang-barang dari kejauhan. Cat yang dipakai sebagai penanda itu menggunakan fill yang berbasis minyak supaya tidak mudah luntur.

Cat dimasukkan ke dalam cangkang gelatin hingga membentuk bola. Bola-bola cat itu lantas ditembakkan dengan pistol CO2 khusus. Kejadian-kejadian inilah yang menjadikan senjata penembak cat dalam permainan ini dinamakan sebagai paintball marker.

Permainan paintball pertama dilakukan pada 27 Juni 1981 di kawasan hutan kayu di New Hampshire, London. Dalam permainan tersebut, ada 12 orang pemain yang berasal dari berbagai latar belakang berbeda. Salah seorang pemain bernama Bob Gurnsey yang pertama kali membuat aturan mainnya.

Dalam aturan paintball pertama itu, Gurnsey menempatkan empat bendera yang masing-masing berjarak 500 meter. Untuk bisa memenangkan ‘perang’, pemain mesti mengumpulkan seluruh bendera.

Setelah pertandingan usai, salah seorang pemain menuliskan artikel tentang aktivitas outbond tersebut di koran tempatnya bekerja. Tak dinyana, rupanya artikel itu menarik minat banyak pembaca. Banyak pembaca yang penasaran dan ingin tahu lebih banyak.

Melihat peluang bagus yang terbuka lebar, Bob Gurnsey lantas membuka lapangan paintball komersial pertama di New Hamphsire pada 1982. Ia juga menciptakan merek National Survival Game. Gurnsey juga membuat kontrak dengan Nelson Paint serta jadi disributor tunggal.

Tanpa menyia-nyiakan kesempatan, Gurnsey, Noel, dan Gaines lalu mulai menjual starter kit. Starter kit itu berisi paintballs, senjata Nel-Spot 007, peralatan keselamatan seperti kacamata dan kompas, serta buku peraturan.

Peralatan yang Dibutuhkan

Ada beberapa peralatan yang kamu butuhkan ketika mencoba permainan ini. Peralatan pertama yang juga menjadi ‘signature’ dari permainan ini adalah paintball maker atau gun. Peralatan tersebut adalah yang paling utama dalam permainan.

Berbeda dengan pistol biasa, pistol itu memiliki loader yang merupakan tempat atau wadah peluru cat. Di dalamnya juga dilengkapi tabung gas bertekanan tinggi serta kunci pengaman.

Pistol tentu tidak akan lengkap tanpa peluru. Karena itu, peluru adalah hal wajib yang mesti kamu punya sebelum memulai permainan. Peluru yang biasa digunakan terbuat dari cat. Cat itu telah dirancang sedemikian rupa, sehingga tidak berbahaya bagi manusia maupun lingkungan.

Bentuknya bulat sempurna dengan warna cat yang mencolok. Akurasi peluru juga baik, sehingga mudah pecah ketika mengenai pemain. Warnanya yang mencolok dan tidak mudah luntur juga akan menguntungkan lawan ketika mencari sasarannya.

Peralatan ketiga adalah google atau perangkat keamanan untuk melindungi area wajah, terutama bagian mata. Oleh karenanya, saat permainan berlangsung, pemain tidak diperbolehkan melepas google. Walau begitu, jangan khawatir, google-nya sudah dirancang senyaman mungkin, kok.

Peralatan terakhir yang juga tidak kalah penting adalah seragam. Seragam yang digunakan biasanya bercorak loreng-loreng seperti tentara. Pemilihan corak itu dilakukan agar permainan makin terasa seru. Sebab, kamu jadi lebih mudah untuk bersembunyi saat mengejar lawan.

Lengan baju dan celananya juga dibuat panjang, untuk meminimalisir kemungkinan terluka saat jatuh, berlari, atau bersembunyi. Seru sekali, ya.

Manfaat yang Bisa Kamu Dapatkan

Selain menyenangkan, paintball juga punya banyak manfaat, lho. Permainan ini membutuhkan kekompakan dan kerja sama tim yang kuat. Jadi, kamu bisa sekalian memperakrab hubungan dengan keluarga atau teman saat bermain.

Paintball juga mampu mengembangkan kemampuan kepemimpinan. Leader dalam tim harus memiliki kemampuan untuk membuat dan mendelegasikan strategi pada tim. Sehingga tim dapat memenangkan pertandingan.

Tantangan untuk bersembunyi dengan baik dan mengalahkan lawan memberikan kamu ‘suntikan’ adrenalin. Alih-alih bikin stres, ketegangan yang dihasilkan justru membuat kamu jadi merasa lebih bahagia. Stres pun jadi sirna.

Jantung kamu akan memompa darah lebih cepat. Sementara tubuhmu akan bergerak lebih banyak dan energi yang berada dalam tubuh. Alhasil, kamu jadi lebih sehat.

Nah, buat kamu yang penasaran dan pengin banget nyobain paintball, kamu bisa manfaatin layanan yang disediakan oleh  c-Rafting Pangalengan. c-Rafting Pangalengan adalah operator wisata outdoor yang menyediakan beragam layanan menarik buat kamu yang suka jalan-jalan

Harga yang ditawarkan untuk paintball beragam, dan tentunya sangat terjangkau. Hanya sekitar Rp 75 ribu saja dengan minimal pemain 20 orang. Kamu juga bisa memilih, mau bermain di kawasan Hutan Pinus Rahong atau Situ Cileunca.

Harga tersebut sudah termasuk baju seragam, rompi, pistol, peluru 40 butir, tiket lokasi, P3K, snack dan air mineral, serta asuransi. Wah, murah, menarik, dan meriah, ya.

Kalau mau yang lebih murah, kamu juga bisa memilih paket wisata yang tersedia. Kamu bisa menyesuaikan dengan kebutuhan serta kocek kamu. Apalagi c-Rafting Pangalengan juga menyediakan paket wisata lengkap dengan penginapan.

Makin enggak sabar, kan? Kalau gitu, cusss booking jadwal perjalanan kamu. Ditunggu, ya!

Kampung Singkur, Wisata Pangalengan yang Bikin Hati Adem

Kampung Singkur, Wisata Pangalengan yang Bikin Hati Adem

Sedang mencari tempat wisata alam yang cocok buat keluarga? Kampung Singkur bisa jadi jawabannya. Tempat wisata alam yang dikenal juga sebagai Saung Awi ini memang jagonya wisata alam keluarga.

Sesuai dengan namanya, Singkur yang dalam bahasa Sunda berarti menyepi, terasing atau jauh dari keramaian. Kampung Singkur memang menawarkan pengalaman seru yang tak terlupakan. Enggak tanggung-tanggung, lokasinya bahkan berada di tengah hutan pinus.

Ya, tepatnya di Hutan Pinus Rahong yang dikenal dengan keindahan alamnya yang magis. Untuk menuju Kampung Singkur, kamu bahkan mesti berkendara sekitar 50 km jauhnya dari Kota Bandung. Jauh-jauh, deh, dari yang namanya mal, polusi, dan asap.

 

Keindahan yang Mendamaikan Hati

Apa sih yang bikin wisata alam di Pangalengan ini banyak diincar wisatawan? Tentu saja pengalaman alamnya yang kental dan menenangkan. Dijadikan sebagai kawasan resapan air, Hutan Pinus Rahong bukan cuma berisi satu atau dua pohon saja, tapi mungkin bisa mencapai ribuan.

Tak jarang, kabut meliputi hutan ini saat pagi menjelang. Pepohonannya pun tumbuh tinggi menjulang dengan dedaunan yang rindang. Meski matahari bersinar terik, kamu akan tetap merasa terlindung dan nyaman saat berada di dalamnya.

Mengusung konsep ala pedesaan, rumah-rumah di Kampung Singkur dibuat dengan menggunakan kayu. Kayu-kayu yang telah disusun itu kemudian diberi pelitur cokelat untuk semakin mempertegas warna alaminya. Bentuknya seperti pondok-pondok yang biasa kamu temukan dalam buku cerita semasa kanak-kanak.

Rumah-rumah itu berhadapan dengan Sungai Palayangan yang mengalir deras. Kamu jadi bisa menikmati damainya hutan pinus sambil ditemani gemericik air. Benar-benar seperti dalam dongeng!

Enggak cuma itu saja, karena berada di daerah dataran tinggi, kamu akan menikmati nuansa sejuk khas Pangalengan. Hawa menyejukkan itu lantas berpadu dengan bau pinus yang menyegarkan. Sepanjang mata memandang, kamu akan melihat lanskap hijau menyegarkan mata. Kebayang, kan, gimana ademnya?

 

Bisa Ngapain Aja?

Ada banyak aktivitas yang bisa kamu lakukan di Kampung Singkur. Mulai dari yang levelnya biasa sampai ekstrem ada di sini. Buat kamu yang cuma mau menikmati keindahannya, kamu bisa sewa tikar dan rebahan di saung yang tersedia.

Biaya sewa tikar murah, kok, cuma Rp 10 ribu dari pagi sampai kamu pulang. Kamu bisa juga memanfaatkan hammock yang tersedia untuk sekadar bersantai menikmati panoramanya yang menawan.

Untuk yang senang ber-selfie atau yang suka fotografi, kamu bisa memanfaatkan berbagai sisi menarik dari wisata Pangalengan tersebut. Jembatan kayu, perahu karet beragam warna, celah di antara pepohonan pinus, dan masih banyak lagi. Apalagi, kalau kamu menginap dan bisa mendapat kabut pagi. Wah, foto gaya folk makin mantap.

Kampung Singkur menyediakan camping site buat kamu yang pengin nenda. Lengkap juga dengan aktivitas outbond yang seru. Di antaranya flying fox, paintball, rafting, offroad, dan tubing trip. Tubing trip adalah aktivitas outbond menggunakan ban karet menyusuri aliran sungai.

Oh, iya, layanan arung jeram atau yang dalam bahasa kerennya rafting di Kampung Singkur juga beda dari biasanya. Soalnya, kamu akan diajak rafting menyusuri Sungai Palayangan dari Situ Cileunca. Nah, lokasi Situ Cileunca yang berada di dataran tinggi itu bikin suhu air jadi sangat rendah.

Seiring perjalanan, kamu akan menikmati arus sungai yang berbeda-beda levelnya. Kamu akan mengarungi sungai sepanjang 5 kilometer dalam waktu dua jam sambil menikmati pesona pepohonan pinus di tepinya. Seru dan menegangkan, pastinya!

Untuk kamu yang membawa buah hati, kamu bisa memanfaatkan fasilitas keluarga yang tersedia. Ada water kids zone yang berisi arena tangkap ikan untuk anak-anak. Bersama dengan anak, kamu bisa memetik stroberi secara langsung di Kebun Petik Strawberry atau sekadar naik perahu di Situ Cileunca.

Area Kampung Singkur juga sangat luas. Jadi anak-anak kamu bisa beraktivitas dan bergerak bebas tanpa hambatan. Sesuatu yang mungkin jarang sekali bisa mereka lakukan di perkotaan.

 

Rute Perjalanan

Tempat wisata di Pangalengan ini berlokasi tak jauh dari Kota Pangalengan. Hanya sekitar 4 kilometer saja ke arah barat. Tepatnya di Warnasari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung Selatan.

Dari Kota Bandung, kamu bisa menggunakan akses tol Soreang-Pasir Koja atau Moh. Toha. Lalu dilanjut dengan berkendara via Situ Cileunca. Kemudian mengambil jalan menuju Pinus Rahong. Nanti kamu akan menemukan petunjuk jalan menuju Kampung Singkur.

Kalau masih ragu, kamu bisa menggunakan navigasi dari Google Maps atau bertanya pada penduduk sekitar. Enggak perlu khawatir soal jam buka, karena tempat wisata ini buka 24 jam. Walau begitu, untuk aktivitas wisatanya sendiri hanya buka pukul 08.00-17.00 WIB saja, ya.

Semasa pandemi, Kampung Singkur  sudah kembali dibuka sejak akhir Juni lalu. Seluruh arenanya dibuka untuk wisatawan tanpa terkecuali. Dari mulai camping site sampai wisata air. Jadi, kamu tak perlu khawatir.

 

Fasilitas yang Tersedia

Selain fasilitas outbond, tersedia pula warung makan, toilet, musala, serta penginapan. Jadi makin nyaman, deh.

 

Harga Tiket

Harga tiket masuknya sangat terjangkau. Kamu cukup merogoh kocek sebesar Rp 10 ribu saja per orang. Untuk parkir kendaraan, kamu akan dikenakan biaya sebesar Rp 40 ribu untuk mobil dan Rp 10 ribu untuk motor.

Sementara untuk aktivitas outbond, harga yang diterapkan berbeda tergantung pada kegiatan yang ingin kamu coba. Walau begitu, harganya terjangkau, kok. Hanya berkisar antara Rp 20-200 ribu saja. Kalau mau lebih murah, kamu bisa pilih paket wisata yang tersedia.

Kamu bisa langsung booking jadwal perjalanan dengan menghubungi c-Rafting Pangalengan atau dari laman resminya. c-Rafting Pangalengan adalah operator wisata outdoor yang menyediakan beragam layanan menarik buat kamu yang suka traveling. Baik c-Rafting maupun Kampung Singkur masih berada dalam satu payung Arture Indonesia.

Seru banget, kan. Jadi, nunggu apalagi? Cuss, yuk! (HR) 

 

Legenda Situ Cileunca dan Mitosnya, Dari Alu Jadi Danau

Legenda Situ Cileunca dan Mitosnya, Dari Alu Jadi Danau

Legenda Situ Cileunca menjadi salah satu kisah memikat bagi pegiat jalan-jalan di Pangalengan, Kabupaten Bandung.

Segala sesuatu tentang danau buatan yang menjadi ikon wisata Pangalengan itu memang senantiasa memancing rasa ingin tahu. Keindahannya saja seakan tak cukup memuaskan rasa kagum dan keingintahuan wisatawan yang menjumpainya.

Sekilas, tidak ada yang istimewa dari danau buatan tersebut. Sejarah mencatat, Situ Cileunca dibuat puluhan tahun lalu, bahkan ketika Indonesia belum merdeka.

Seperti yang dihimpun dari berbagai sumber, Situ Cileunca dulunya hanyalah sebuah kawasan pribadi berupa hutan belantara milik seorang Belanda bernama Kuhlan.

 

Legenda Situ Cileunca 

Tak ada yang tahu pasti tentang Kuhlan, namun ada segelintir orang yang mengatakan bahwa ia adalah Willem Hermanus Hooghland, pemilik Borderij N.V. Almanak. Ia adalah seorang kaya raya pemilik lahan di Pangalengan pada masa tersebut. Kala itu, Kuhlan tinggal menetap di Pangalengan.

Namun, demi alasan memenuhi kebutuhan listrik dan cadangan air bersih untuk warga Bandung, akhirnya kawasan tersebut kemudian dijadikan danau atau dikenal pula sebagai Situ. Pembangunan Situ Cileunca memakan waktu yang cukup lama, yakni sekitar tujuh tahun. Tepatnya sejak 1919 hingga 1926 silam.

Tempat wisata di Pangalengan itu dibangun dengan membendung aliran Sungai Cileunca. Ini pula yang menjadi alasan penamaan bagi danau buatan tersebut. Sementara bendungannya kini diberi nama Dam Pulo.

Lantas apa istimewanya? Keistimewaannya adalah mengenai alat yang digunakan untuk membangun Situ Cileunca dan membendung sungai.

Konon, pembangunan Situ Cileunca dikomando oleh dua orang pintar yang dikenal sebagai Arya dan Mahesti. Di bawah komando kedua pria tersebut, wisata Pangalengan itu dibangun dengan menggunakan alat penumbuk padi, atau yang dikenal pula sebagai halu (alu). Ya, kamu tak salah baca.

Entah apa alasannya, tapi warga setempat justru lebih memilih alu ketimbang alat berat atau cangkul untuk menyelesaikan danau buatan tersebut. Inilah yang menjadi alasan mengapa legenda Situ Cileunca selalu menarik dan terasa misterius bagi penikmat alam dan budaya. Secara logis, nampaknya tidak masuk akal, kan.

Bagaimana bisa danau seluas 1400 hektare dengan kedalaman 17 meter dibuat hanya dengan menggunakan alu selama tujuh tahun. Sampai saat ini, jawaban atas pertanyaan itu masih menjadi rahasia yang belum bisa terungkap.

 

Menelan Banyak Korban 

Setelah pembangunannya selesai, kawasan ini langsung dijadikan sebagai tempat wisata oleh orang-orang Belanda di masa itu. Wisatawan biasanya datang ke danau untuk berenang atau sekadar menaiki perahu untuk berkeliling. Padahal saat itu, legenda Situ Cileunca masih belum terpecahkan,

Pada suatu waktu, sebuah kapal Belanda dilaporkan tenggelam di tempat wisata di Pangalengan ini. Kapal tersebut kabarnya dipenuhi orang-orang Belanda yang tengah berwisata keliling danau. Bangkai kapalnya baru dapat ditemukan pada 2015 lalu, selang berpuluh tahun dari waktu kejadian.

Bangkai kapal Belanda itu ditemukan warga secara tak sengaja ketika perbaikan bendungan Dam Pulo dilakukan. Kapal dengan panjang 1,8 meter itu diperkirakan memiliki bobot 500 kg dan terbuat dari logam. Kapal jadul itu kemudian disimpan di Camp Ground Citere.

Hal ini semakin memperkuat legenda Situ Cileunca yang selama ini hanya dianggap sebagai cerita-cerita ‘konon’ semata. Kamu boleh percaya atau tidak, tapi di luar legenda Situ Cileunca yang ‘ajaib’, rupanya danau ikonik Pangalengan ini menyimpan beragam mitos pula di dalamnya. Apa saja?

  • Mitos Rombongan Wayang yang Tenggelam di Dasar Danau

Mitos pertama yang akan kita ulas adalah cerita tentang pemain wayang beserta dengan sinden dan penabuhnya yang dikabarkan tenggelam di dalam danau. Cerita ini merupakan yang paling ramai dan paling sering diceritakan.

Menurut cerita yang beredar, warga setempat bahkan sering mendengar seperti ada suara pertunjukan wayang pada malam hari. Namun, saat ini, suara itu sudah jarang terdengar.

Salah satu alasannya adalah karena kawasan ini sudah mulai ramai, baik oleh warga maupun wisatawan. Apalagi di masa sekarang, di sekitar Situ Cileunca, kamu bisa menemukan banyak penginapan dan aktivitas wisata.

  • Siluman Dongkol dan Lulun Samak

Mitos kedua adalah tentang dua siluman, yakni Siluman Lulun Samak dan Siluman Dongkol. Menurut cerita warga, Siluman Lulun Samak memangsa korbannya dengan cara menggulung seperti samak atau tikar yang digulung.

Sementara Siluman Dongkol memiliki wujud berkepala kerbau. Meski begitu, kabarnya kedua siluman ini telah ‘pindah rumah’ ke Situ Bagendit dan Situ Patengan.

  • Tak Boleh Didatangi Warga Garut 

Mitos ketiga sekaligus terakhir adalah cerita bahwa Situ Cileunca tidak boleh dikunjungi oleh warga yang berasal dari Garut. Mitos tersebut kabarnya dimulai dari sebuah kisah yang menceritakan tentang sesosok penguasa danau yang bernama Abah Suta.

Abah Suta pernah bermusuhan dengan orang dari Garut. Kabar permusuhan tersebut kemudian menimbulkan efek dendam. Hal itu yang menyebabkan orang Garut dan keturunannya tidak diperbolehkan menyeberang atau bahkan datang ke Situ Cileunca. Menurut mitos yang beredar, apabila pantangan ini dilanggar, maka Abah Suta akan murka.

Ketika Abah Suta murka, perahu yang digunakan warga Garut akan tenggelam. Meski begitu, pada kenyataannya, ada saja orang-orang Garut yang datang dan berlibur ke Situ Cileunca. Ketiga mitos ini seakan menambah lengkap kesan mistis dan seru legenda Situ Cileunca yang beredar di masyarakat.

 

Situ Cileunca yang Mempesona

Berada di ketinggian 1550 mdpl, legenda Situ Cileunca yang misterius nampaknya tidak menghambat keinginan wisatawan untuk mencicipi pesonanya. Lanskap alam yang indah dikelilingi pepohonan rindang, kebun teh, serta hawa sejuk yang meliputinya justru menyempurnakan nuansa danau yang syahdu.

Ditambah lagi Jembatan Cinta yang menjadi penghubung antada Desa Pulosari dan Wanasari menambah elemen menarik dalam legenda Situ Cileunca. Karena menjadi salah satu tempat bertemunya pasangan-pasangan kekasih dari kedua desa dan menikmati quality time sambil memandang pemandangan danau yang mempesona. Dan tentunya, gratis!

 

Ragam Keseruan di Situ Cileunca

Foto: Instagram/@bandungtraveller_

Di luar dari legenda Situ Cileunca, mitos, dan misteri di dalamnya, tempat wisata ini memang sangat menarik untuk dikunjungi. Lanskapnya yang indah ditunjang dengan berbagai aktivitas seru dan akomodasi nyaman bikin Situ Cileunca selalu jadi buruan. Kamu bisa melakukan aktivitas ekstrem seperti outbond, flying fox, atau rafting di tempat ini lalu menuju Sungai Palayangan.

Mau yang lebih dekat dengan alam? Gampang, kamu bisa berkunjung ke perkebunan arbei dan stroberi. Di kebun tersebut, kamu bisa langsung memetik buah stroberi dan arbei yang segar dan manis.

Kamu tim rebahan? Tenang, ada berbagai opsi penginapan yang bisa kamu pilih sesuai dengan kondisi kocek dan keinginan kamu. Mulai dari yang bentuknya tenda sampai kemping ala bangsawan alias glamping.

Seru sekali, kan! Kamu pasti jadi makin tidak sabar untuk datang langsung dan menikmati keindahannya. Karena itu, jangan tunggu lama-lama lagi. Langsung saja hubungi c-Rafting Pangalengan.

c-Rafting Pangalengan adalah operator wisata outdoor yang menyediakan beragam layanan menarik buat kamu yang suka jalan-jalan.Ada beragam aktivitas seru yang disediakan c-Rafting Pangalengan.

Ada offroad, rafting, flying fox, paintball, camping, dan masih banyak  aktivitas lainnya. Harganya pun sangat terjangkau. Duh, kapan lagi bisa piknik murah meriah tapi lengkap dalam satu tempat, kan.

Serunya lagi, c-Rafting Pangalengan juga menyediakan pilihan paket trip, aktivitas outbond, beserta penginapannya, lho. Untuk bisa mendapatkan semua keseruan dan kemudahannya, langsung saja cek paket wisata Pangalengan atau paket outbond lainnya yang tersedia.

Enggak usah ditunda-tunda, langsung saja booking jadwal perjalanan kamu supaya tak kehabisan slot. Siap jalan-jalan? (HR)

 

Yuk, Explore Pangalengan ke 5 Tempat Wisata Alam Ini!

Yuk, Explore Pangalengan ke 5 Tempat Wisata Alam Ini!

Nama Pangalengan mungkin belum familiar di telingamu. Tapi, aktivitas explore Pangalengan sudah menjadi salah satu bagian dari gaya hidup penduduk di Kota Kembang, Bandung, lho. Apalagi kini, Pangalengan dan wisata alamnya tengah naik daun. Makanya, enggak heran, Pangalengan menjadi salah alternatif tempat wisata alam apik di Bandung yang dituju wisatawan yang ingin “kabur” dari kesibukan ibu kota.

Ibarat nirwana yang punya segalanya, Pangalengan menyimpan sejuta pesona yang hanya bisa kamu temukan ketika berkunjung mendatanginya. Kawasan ini menyimpan bermacam objek wisata alam yang bisa kamu pilih untuk membuang jauh stres dari kepalamu. Mulai dari peternakan sapi, kebun teh, perkebunan, danau, wisata petualangan, hingga sungai yang menantang, ada di sini.

Lokasinya yang berada di ketinggian 1.550 mdpl seakan menambah lengkap pesonanya. Karena selain melihat pemandangan yang masih sangat alami, kamu juga bisa menikmati udara segar dan langit biru bebas polusi. Wah, membacanya saja sudah bikin ngiler, kan?

Nah, buat kamu yang pengin banget ke Pangalengan, berikut lima rekomendasi wisata alam yang bisa kamu jelajahi saat explore Pangalengan. Yuk, simak ulasannya berikut!

Wayang Windu Panenjoan


Foto: Instagram/@syahidaafina

Buat yang pengin lihat ‘yang ijo-ijo’, kamu bisa langsung meluncur ke Wayang Windu Panenjoan. Tempat wisata yang satu ini berada di antara lereng Gunung Wayang dan Gunung Windu, Banjaran. Enggak sembarang tempat wisata, Wayang Windu juga menjadi lokasi tempat berdirinya Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi terbesar di Indonesia. Keren, ya.

Di Wayang Windu, kamu bukan cuma bisa melihat keindahan hamparan kebun teh yang memanjakan mata. Namun juga menikmati sunset yang anti-mainstream. Karena mentari akan nampak tenggelam jatuh ke kebun teh seiring dengan meredupnya langit senja.

Explore Pangalengan di Wayang Windu juga makin lengkap karena kamu bisa berselfie sepuasnya dengan memanfaatkan fasilitas swafoto yang tersedia. Mau yang lebih ekstrem? Bawa sepeda gunung kesayanganmu dan langsung tantang adrenalin kamu di kawasan pacu Wayang Windu Mountain Bike Park. Beuh, ngeri-ngeri sedap, enggak, tuh?

Curug Bangku

Rekomendasi wisata alam kedua untuk explore Pangalengan adalah Curug Bangku. Curug Bangku berlokasi di Desa Magaluyu. Air terjun ini diberi nama Curug Bangku karena bentuknya yang menyerupai bangku atau kursi anak sekolah. Air terjun di Curug Bangku memiliki ketinggian 30 meter dengan debit air yang cukup deras.

Kawasan di sekitar Curug Bangku sangat asri. Ditambah lagi karena air terjun tersebut masih belum terlalu populer. Jadi, kamu masih bisa menikmati alamnya yang perawan tanpa mesti bertemu dengan banyak orang. Rasakan deburan air yang menyegarkan membasahi tubuh kamu dan angin dingin yang berhembus di sela-sela rambutmu. Dijamin, bikin kamu ogah pulang.

Curug Bangku buka pukul 08.00 WIB-17.00 WIB. Untuk masuk ke dalamnya, kamu cukup merogoh kocek sejumlah 10 ribu saja. Kamu bisa memarkirkan kendaraan di rumah warga dan membayar sebesar Rp 5 ribu untuk mobil dan Rp 3 ribu untuk motor. Oh iya, kalau mau berkunjung ke Curug Bangku, jangan sendirian, ya, supaya tidak kesepian. Bawa bekal dan air minum juga, karena enggak ada kios makanan di sekitar curug.

Situ Cileunca

Situ Cileunca adalah spot wisata alam wajib yang kamu datangi saat explore Pangalengan. Sebab danau yang satu ini merupakan spot terpopuler sekaligus signature-nya Pangalengan. Explore Pangalengan tanpa datang ke Situ Cileunca itu ibarat masak sayur tanpa garam, alias hambar, guys!

Situ Cileunca sudah menjadi tempat wisata sejak zaman Belanda. Menurut sejarah, Situ Cileunca bukanlah danau alami, melainkan buatan. Dulunya Situ Cileunca dibuat untuk memenuhi kebutuhan listrik sekaligus tempat menyimpan cadangan air bersih untuk warga Bandung. Pembangunan Situ Cileunca memakan waktu selama kurang lebih tujuh tahun.

Kabarnya, pembuatan danau ini sangat unik. Alih-alih menggunakan alat berat atau cangkul untuk membuat cerukannya, Situ Cileunca dibuat dengan menggunakan alu atau alat yang biasa dipakai untuk menumbuk padi dan memisahkan beras dari gabahnya.

Di masa kini, Situ Cileunca sudah bertransformasi. Bukan cuma jadi tempat cadangan air, tapi juga area wisata alam yang seru. Kamu bisa berkeliling dengan perahu, memetik stroberi, berkemah, melakukan aktivitas petualangan seperti flying fox sampai dengan rafting. Wah, seru banget, ya!

Penangkaran Rusa Kertamanah

Siapa bilang explore Pangalengan tak bisa bawa buah hati? Kamu tetap bisa mengajak si kecil saat jalan-jalan ke Pangalengan. Kuncinya cuma satu, memilih tempat wisata yang sesuai dan ramah untuk anak-anak. Salah satu di antaranya adalah Penangkaran Rusa Kertamanah.

Di tempat itu, kamu bisa mengajak si kecil bertemu dengan rusa-rusa yang menggemaskan. Kamu juga bisa mengajak rusa-rusa tersebut untuk bermain bersama. Tumbuhkan rasa cinta pada binatang dengan mengajak si kecil memberi makan rusa. Setelah bermain bersama rusa, kamu dan si buah hati bisa melanjutkan petualangan dengan bermain di taman bermain anak.

Satu hal yang mesti kamu ingat ketika berkunjung ke Penangkaran Rusa Kertamanah adalah jangan datang terlalu siang. Karena setelah jam 12 siang, pagar penangkaran akan ditutup. Jadi, kamu cuma bisa melihat rusa dari luar saja.

Hutan Pinus Rahong

Rekomendasi terakhir explore Pangalengan kali ini adalah Hutan Pinus Rahong. Hutan wisata yang dipenuhi pepohonan pinus itu sudah lama menjadi destinasi wisata populer di Bandung, khususnya di Pangalengan selama dua tahun terakhir. Hawanya yang sejuk dan rindang membuat kamu betah piknik lama-lama di tempat ini.

Selain sebagai tempat wisata, Hutan Pinus Rahong juga berperan sebagai daerah resapan air. Sementara itu, getah dan batang pohonnya biasa dimanfaatkan untuk pembuatan triplek. Kawasan ini berada di tepi Sungai Palayangan, tempat aktivitas rafting biasa diselenggarakan.

Untuk kamu yang suka fotografi, explore Pangalengan ke Hutan Pinus Rahong pastinya sangat cocok. Karena kamu bisa mendapatkan foto dengan nuansa folk yang cakep abis. Makanya, tak sedikit pasangan yang menjadikan Hutan Pinus Rahong sebagai venue pemotretan foto pre-wedding mereka.

Gimana, makin enggak sabar untuk explore Pangalengan, kan? Kalau gitu, cuss langsung hubungi c-Rafting Pangalengan. c-Rafting Pangalengan adalah operator wisata outdoor yang menyediakan beragam layanan menarik buat kamu yang suka jalan-jalan.

Bersama c-Rafting Pangalengan, kamu bisa mencoba berbagai aktivitas seru sambil liburan sama orang-orang tercinta. Mulai dari offroad, rafting, flying fox, paintball, camping, dan beragam aktivitas lainnya. Harganya pun sangat terjangkau, enggak bakal bikin kantong kamu bolong.

Mau lebih hemat juga bisa! Karena c-Rafting Pangalengan telah menyediakan pilihan paket trip, aktivitas outbond, beserta penginapannya, lho. Untuk bisa mendapatkan semua keseruan dan kemudahannya, langsung saja cek paket wisata Pangalengan atau paket outbond lainnya yang tersedia. Jangan lupa untuk booking jadwal perjalanan kamu, ya. Skuy!

Yuk, Kenalan dengan Offroad Bandung!

Yuk, Kenalan dengan Offroad Bandung!

Ada banyak cara menikmati pesona Paris van Java. Offroad Bandung adalah salah satunya. Ya, siapa bilang Bandung cuma soal Dilan dan romansa remaja belaka? Pengalaman wisata yang seru dan menantang juga bisa kamu temukan di kota ikonik Bumi Pasundan ini.

Apalagi buat kamu yang senang dengan aktivitas ekstrem dan anti-mainstream. Sudah pasti,  offroad Bandung jadi aktivitas yang sama sekali tidak boleh dilewatkan. Tapi, apa, sih, sebenarnya offroad itu, dan mengapa harus mencoba offroad yang ada di Bandung?

 

Apa Itu Offroad?


Foto: Instagram/eduardpiellor

Offroad adalah aktivitas mengendarai kendaraan bermotor di luar jalan raya. Medan yang dilalui ketika offroad tak sembarangan. Biasanya jalanan yang dilalui merupakan medan yang sulit, misalnya lumpur, pasir, kawasan sungai, bebatuan tajam, dan jalan tanah tanpa aspal. Pengalaman offroad akan terasa makin seru dan menegangkan bila dilakukan saat musim hujan.

Curah hujan yang tinggi menambah tingkat kesulitan medan yang akan dilalui. Sungai-sungai meluap, jalan tanah menjadi berlumpur tinggi. Dibutuhkan peralatan, perlengkapan, dan persiapan yang benar-benar matang untuk bisa melaluinya.

Berada di dalam mobil yang berusaha melewati medan sulit bikin adrenalinmu berdesir keras. Di dalam mobil, kamu akan terasa seperti dihentak-hentakkan tanpa ampun. Makin berat medannya, makin berkesan pengalamannya.

 

Istilah Penting dalam Offroad 


Foto: Pixabay/Markus Wittman

Dalam offroad, kamu akan mengenal berbagai istilah baru. Beberapa di antaranya adalah Fun Offroad, Speed Offroad, dan yang terakhir adalah Extreme Offroad. Ketiga istilah ini mewakili karakteristik offroad yang akan kamu jalani saat mencoba olahraga ekstrem tersebut.

Fun Offroad adalah wisata offroad dengan medan yang memiliki tingkat kesulitan rendah atau dianggap biasa saja. Fun Offroad sangat cocok buat pemula. Selain karena medannya tidak sulit, jarak yang ditempuh pun tak jauh, jadi kamu enggak  perlu lama-lama dalam mobil.

Istilah kedua adalah Speed Offroad. Sesuai dengan namanya, Speed Offroad bertumpu pada kecepatan. Jalur yang dilalui Speed Offroad biasanya tidak memiliki rintangan yang berat di jalanannya. Tidak ada batu atau tanjakan curam. Biasanya hanya tanah basah atau kering saja.

Nah, istilah terakhir adalah Extreme Offroad. Kalau yang ini, medannya berat dan ekstreme. Tantangan yang dilalui juga sulit, sehingga butuh orang yang berpengalaman untuk mengendalikan mobil. Peralatan dan perlengkapannya juga punya tingkat keamanan yang tinggi, supaya aman.

Trek Offroad Bandung yang Menarik untuk Dicoba 


Foto: Instagram/cfmotoindonesia

Di Indonesia, ada banyak tempat yang bisa kamu sambangi untuk bisa mencoba aktivitas offroad. Buat kamu yang berada di Jakarta atau Jawa Barat sekitarnya, kamu tak perlu jauh-jauh. Cukup dengan datang ke Bandung, kamu bisa menemukan banyak pilihan rute untuk mencoba aktivitas ekstrem ini. Setidaknya ada empat trek terbaik yang bisa kamu pilih saat mencoba offroad Bandung.

  1. Trek Sukawana – Tangkuban Perahu

Jalur pertama adalah trek Sukawana yang berada di Bandung Utara. Trek ini berlokasi di antara Gunung Burangrang dan Tangkuban Perahu. Penjelajahan di trek Sukawana akan dimulai dari Kampung Patrol. Dari sana, kamu akan melalui jalan panjang dan penuh liku di kaki Gunung Tangkuban Perahu.

Jalanan sejauh 20 km itu akan didominasi tanjakan yang menantang dan berakhir di Taman Wisata Tangkuban Perahu. Waktu tempuh yang akan dilalui sekitar 2,5 jam.  Offroad Bandung di jalur ini punya keunikan tersendiri.

Selain karena tantangan di jalanannya, kamu akan disuguhkan pemandangan sunrise yang menawan dari Gunung Tangkuban Perahu. Kamu juga dapat menikmati pemandangan kebun teh, Gunung Putri, serta Jayagiri yang dihiasi pepohonan pinus tinggi menjulang.

  1. Trek Cikole – Bunker Gunung Putri

Kalau mau yang enggak jalan-jalan semata, trek yang wajib kamu coba saat offroad Bandung adalah trek Cikole menuju Bunker Gunung Putri. Trek yang menantang berpadu dengan suasana sejuk dan lanskap indah Cikole di Lembang bikin kamu enggak pengin pulang. Ditambah lagi perjalananmu akan berakhir di Bunker Gunung Putri yang merupakan peninggalan Belanda. Jalan-jalan sambil belajar sejarah, nih, namanya.

  1. Trek Sukawana – Cikole

Trek Sukawana – Cikole adalah jalur offroad Bandung yang diklaim sebagai jalur terpanjang dan juga terbaik di Indonesia. Di jalur ini, kamu bisa menemukan beragam keseruan. Sepanjang jalan, kamu akan merasakan sensasi yang terlupakan. Karena kamu akan dihadapkan dengan berbagai kesulitan, mulai dari tanah basah, berlumpur, kubangan, dan masih banyak lagi.

Bahkan ada titik-titik tertentu yang membuat mobil yang kamu tumpangi lebih rendah posisinya ketimbang tanah yang ada di sekitarnya. Wah, menegangkan sekali, ya! Itu sebabnya Trek Sukawana-Cikole dikenal sebagai jalur long extreme.

Dalam kondisi seperti ini, kerja sama tim sangat-sangat dibutuhkan. Begitu dihadapkan dengan kondisi tersebut, kamu jadi saling menopang antara satu dengan yang lain. Enggak heran, offroad sering kali dijadikan sebagai ‘penyempurna’ acara gathering atau rekreasi kantor. Supaya keakraban antara karyawan atau teman makin dekat dan akrab.

  1. Trek Hutan Rahong Pangalengan

Offroad Bandung tidak cuma tersedia di Bandung Utara saja, lho. Di Bandung Selatan, kamu juga bisa mencoba offroad yang tak kalah seru. Trek yang dilalui adalah Hutan Rahong Pangalengan. Melalui jalur ini, kamu akan diajak untuk menikmati tantangan seru di trek berhias pepohonan pinus yang rindang.

Rasakan bau pinus yang alami dan menenangkan berpadu dengan suasana sejuk, udara segar, serta kicauan nyaring burung-burung. Dijamin bikin stresmu jadi hilang. Terlebih ketika offroad, kamu bisa berteriak kencang mengeluarkan semua sesak dalam hati.

Gimana, tertarik mencoba offroad Bandung? Kalau iya, kamu bisa langsung menghubungi c-Rafting Pangalengan. c-Rafting Pangalengan adalah operator wisata outdoor yang menyediakan beragam layanan menarik buat kamu yang suka jalan-jalan.

Offroad Bandung, rafting, flying fox, paintball, camping, dan beragam aktivitas lainnya bisa kamu dapatkan temukan dalam pilihan paketnya. Harganya pun sangat terjangkau, enggak bakal bikin kantong kamu bolong.

Menariknya, c-Rafting Pangalengan juga punya pilihan paket trip, aktivitas outbond, beserta penginapannya, lho. Jadi makin menarik, kan. Untuk bisa mendapatkan semua keseruan dan kemudahannya, langsung saja cek paket wisata Pangalengan atau paket outbond lainnya yang tersedia. Agar tak kehabisan slot, jangan lupa untuk booking jadwal perjalanan kamu, ya. Tunggu apa lagi, gas yuk! (HR)